Polisi: Pengemudi Fortuner ‘Koboi’ dan Korban Tabrak Lari Berupaya Damai

Foto: Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner 'koboi' adalah CEO dan Founder Restock. (dok.istimewa)

IDTODAY.CO – Polisi telah menetapkan Muhammad Farid Andika (MFA) pengemudi Fortuner ‘koboi’ yang todongkan pistol dan melakukan tabrak lari di Duren Sawit, Jakarta Timur. Polisi menyebut ada upaya perdamaian yang tengah dilakukan masing-masing keluarga yang terlibat.

“Ada upaya dari pihak keluarga penabrak dan pihak korban yang tidak mau mempermasalahkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Gadis di Kalsel Sudah Sepekan Tertidur, Pernah Tak Bangun 13 Hari

Menurut Yusri, pelaku sendiri telah meminta maaf atas perbuatannya yang berujung pidana tersebut. Pihak korban pun mengaku tidak ingin melanjutkan kasusnya.

Untuk itu, Yusri menyebut wacana perdamaian kini telah dijajaki oleh kedua belah pihak. Namun hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari upaya penjajakan perdamaian tersebut.

“Nanti saya cek lagi ulang. Wacana itu ada. Pelaku sudah minta maaf. Dari korban juga sudah menyampaikan tidak akan mau melanjutkan. Saya nanti cek lagi karena itu baru wacana,” ungkap Yusri.

Meski ada wacana perdamaian pihak keluarga pelaku dan korban, Yusri memastikan proses penyelidikan kasus Farid Andika masih berlangsung hingga saat ini. Dia menyebut pihaknya kini mendalami proses pembelian senjata api yang dilakukan oleh Farid Andika kepada tersangka AM.

Baca Juga: Dipastikan, Tersangka Pembunuh Laskar FPI Yang Tewas Satu Mobil Dengan Korban

Polisi sendiri telah berhasil menangkap pelaku inisial AM sebagai penjual senjata api kepada Farid Andika. Awal mula keduanya bertransaksi pun kini tengah didalami petugas.

“Beli langsung, ketemu langsung. Makanya masih kita dalami,” imbuh Yusri.

Atas perbuatannya tersangka AM dijerat dengan Undang-Undang Darurat Republik Indonesia tahun 1951 tentang kepemilikan senjata. Pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Selain menangkap penjual senjata api kepada Farid Andika, polisi pun mengungkap alasan pelaku menodongkan pistolnya di lokasi. Kepada polisi, Farid Andika mengaku takut usai dikerubungi oleh warga sekitar.

Pelaku menyebut saat itu mobilnya pun sempat dipukul oleh seorang warga. Rasa takut itu akhirnya yang membuat Farid Andika mengeluarkan senjata api yang saat itu berada di mobilnya.

“Sementara yang dia sampaikan pada saat kejadian karena ramainya orang pada saat itu dan ada yang memukul kap mobil dan rasa takutnya itu mengeluarkan senjata tersebut,” pungkas Yusri.

Baca Juga: Sri Mulyani Jangan Hanya Ambil Ekonomi Islam Yang Enaknya Saja

Sumber: detik.com

Pos terkait