Prabowo Kembali Dilantik sebagai Ketum Gerindra, Bagaimana Kaderisasi Partai?

Dahnil Anzar Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Detikcom)

IDTODAY.CO – Juru Bicara Ketua Umum Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa pelantikan Prabowo Subianto sebagai ketua umum partai Gerindra sama sekali tidak mengindikasikan partai tersebut kehabisan stok kader.

Menurutnya, partai Gerindra masih memiliki banyak kader dan tokoh yang mumpuni di partainya. Namun, seluruh kader tetap mempercayakan Prabowo sebagai ketua umum.

Bacaan Lainnya

“Yang jelas detik ini Gerindra punya banyak sekali kader, jadi tersebar, tokoh juga. Namun kepercayaan diberikan teman-teman Gerindra di akar rumput itu masih kepada Pak Prabowo,” ujar Dahnil di acara KLB Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, sebagaimana dikutip dari Detik.com, Sabtu (8/8/2020).

Dahnil mengatakan, pengukuhan Prabowo Subianto merupakan bentuk kepercayaan para kader terhadap dirinya yang masih tinggi.

“Bukan masalah kaderisasi tidak tumbuh, tapi ini masalah kepercayaan yang diberikan oleh grassroot Partai Gerindra,” ucapnya.

Demikian juga, dahnil mengaku sedang berencana untuk mendaftarkan ke Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai partai yang pertama mengadakan kongres secara virtual.

“Peserta yang hadir di kongres kali ini itu hanya terdiri dari DPD atau pimpinan tingkat provinsi. Diwakili oleh ketua dan sekretaris dan bendahara yang hadir, pada hari ini itu sekitar 100 orang totalnya,” urainya.

“DPC mengikuti scara virtual di masing-masing daerah. Jadi kalau kami boleh sebutkan, maka Partai Gerindra adalah partai pertama yg melakukan kongres secara virtual. Sayangnya kami belum mengajukan museum of record. Kami akan kominiksi dengan Pak Jaya Suprana (Pendiri MURI) apakah ini kemudian akan diberika museum of record,” imbuhnya.

Dahnil mengklaim, Partai Gerindra pantas mendapatkan penghargaan sebagai partai pertama yang menyelenggarakan kongres secara virtual di masa pandemic.

“Saya sudah mulai komunikasi dengan Pak Jaya karena kami adalah partai pertama yang melakukan kongres secara virtual. Karena setahu saya belum ada partai yg melaksanakan kongres secara virtual. Kalau rakernas ada, kongres belum ada, yang jelas kami merasa pantas untuk dapat museum of the record. Nanti kami komunikasi dengan Pak Jaya Suprana,” pungkasnya.[detik/aks/nu]

Pos terkait