Rayakan Kemenangan Idul Fitri, Aktivis 98 Ingatkan Situasi Ekonomi Ke Depan

Rayakan Kemenangan Idul Fitri, Aktivis 98 Ingatkan Situasi Ekonomi Ke Depan
Aktivis Satyo Purwanto,(Foto: rmol.id)

IDTODAY.CO – Aktivis 98, Satyo Purwanto memanfaatkan momen hari raya idul Fitri untuk mengingatkan situasi ekonomi yang mungkin dihadapi rakyat Indonesia di tengah wabah Corona.

Ia mengatakan bahwa umat Islam tidak melalui puasa Ramadhan dengan sempurna dan layak untuk menikmati kemenangan.

“Puasa Ramadhan sudah dimenangkan oleh umat muslim selama satu bulan di tengah situasi sulit, berjuang di saat tekanan ekonomi dan ancaman pandemik Covid-19,” kata Satyo Purwanto sebagaimana dikutip dari Rmol.id (24/5).

Baca Juga:  Ini Tanggapan Kementerian Soal Usul Bos BUMN dari Pendukung Jokowi Diperbanyak

Satyo mengingatkan,kasus Covid-19 di Indonesia yang masih terus meningkat memaksa masyarakat untuk bisa mengantisipasi memburuknya sektor ekonomi.

“Besok, minggu depan dan bulan-bulan berikutnya adalah situasi yang juga tidak mudah bagi sebagian masyarakat Indonesia. Karena akibat wabah ini banyak orang kehilangan penghasilan dan kehilangan pekerjaan, ini situasi babak baru perjuangan rakyat Indonesia,” tegas Satyo.

Satyo mengatakan, kemungkinan berbeda ada akan dihadapi pengusaha kelas kakap yang telah menikmati stimulus dari pemerintahan Joko Widodo yang dianggap sebagai sebuah kemenangan.

Baca Juga:  Jokowi Tetapkan Covid-19 Menjadi Bencana Nasional

“Tapi bagaimana untuk rakyat kecil?, program bansos dan JPS itu dipatok hanya 3 bulan, artinya bulan Juli selesai, lalu bagaimana nasib berjuta-juta masyarakat korban PHK?. Ini persoalan serius terkait keamanan situasi politik dan ekonomi dibulan bulan berikutnya,” jelasnya

Satyo menegaskan, kemenangan bagi masyarakat ialah keringanan beban ekonomi dengan adanya kebijakan pemerintah.

“Tapi kita pesimis jika Jokowi masih menggunakan jasa orang-orang (Menteri) yang kapasitasnya tidak sanggup menghadapi situasi kritis, terutama yang krusial adalah dalam posisi ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Jokowi harus berani manuver untuk melikuidasi kabinetnya, jika sungguh-sungguh mau menolong rakyatnya,” tandas aktivis Pro Demokrasi (ProDem) ini.[Brz]

Baca Juga:  Demokrat Sebut Banyak Masyarakat yang Ingin AHY Maju Pilpres 2024