Rizal Ramli Acungi Jempol Ketegasan Kapolri

  • Whatsapp
Rizal Ramli
DR. Rizal Ramli,(Foto: rmol,id)

IDTODAY.CO – Tokoh nasional DR. Rizal Ramli mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Idham Azis melalui AS SDM Kapolri, Irjen Sutrisno Yudi Hermawan akibat pelanggaran kode etik terkait kemunculan buron Kejaksaan Agung Joko Tjandra.

Keputusan cepat dan tegas Idham Azis dengan mengeluarkan surat telegram terkait pencopotan Brigjen Prasetyo Utomo menjadi sorotan sejumlah elite negeri.

Bacaan Lainnya

Termasuk diantaranya Dr Rizal Ramli dengan memberikan apresiasi berupa 2 emoticon acungan jempol dan wajah tersenyum dari akun Twitter pribadinya @RamliRizal atas pemberitaan tersebut.

Baca Juga:  Kritik pengangkatan Erick Thohir Jadi Koordinator Komite Pemulihan Ekonomi, Relawan Jokowi: Mestinya Dia Fokus Benahi BUMN

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta Divisi Profesi dan Pengamanan Polri untuk melakukan pengusutan terhadap surat jalan Joko Tjandra yang diduga ada keterlibatan oknum Polri.

“Saya sudah meminta agar info terkait surat jalan tersebut agar didalami Div Propam Polri dan usut tuntas siapapun yang terlibat, dan kalau memang terbukti saya akan lakukan tindakan tegas,” kata pria kelahiran Ambon tersebut.

Sementara, oknum polri yang diduga terlibat dalam pembuatan surat jalan tersebut merupakan Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS yang berada di bawah Bareskrim. Divpropam sedang melakukan pendalaman untuk memulihkan nama baik pihak kepolisian atas pencemaran tersebut.

Baca Juga:  Pembukaan Mukernas Di Istana Negara, Cak Udin: Karena Pak Jokowi Cinta Dengan PKB

“Sekaligus peringatan keras bagi seluruh anggota yang lain untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan dan merusak nama baik institusi,” ujar Jenderal Polri Bintang Tiga itu.

Lebih lanjut, Sigit menegaskan Polri sedang melakukan pembenahan untuk memberikan pelayanan terbaik dan profesional terutama dalam pengusutan kasus dimaksud.

“Terhadap komitmen tersebut bagi anggota yang tidak bisa mengikuti silakan untuk mundur dari Bareskrim,” ucap Sigit menegaskan.[brz/nu]

Pos terkait