Rizal Ramli: Andai Punya Hati Untuk Rakyat, Jokowi Tak Perlu Naikkan Iuran BPJS

Tak Terima Tuntutan Mundur Din Syamsudin, Rizal Ramli: Sebagai Eks Mahasiswa ITB, Saya Malu!
DR. Rizal Ramli,(Foto: rmolbanten.co)

IDTODAY.CO – Ekonom senior sekaligus Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli sangat menyayangkan kebijakan dinaikkannya iuran BPJS kesehatan di saat rakyat sedang dilanda krisis dari berbagai sektor akibat wabah Corona.

Rizal Ramli mengatakan, iuran BPJS Kesehatan sebetulnya tidak perlu naik meskipun terjadi defisit anggaran.

Menurutnya, presiden Jokowi punya kebijakan solutif untuk menghindari kenaikan iuran BPJS dengan membatalkan program kartu pra kerja dan merelokasi anggaran untuk menutupi defisit BPJS.

Baca Juga:  Jimly Asshiddiqie: Cukup Perpres, BPIP Tak Perlu Undang-Undang

“Pak @jokowi sebetulnya punya pilihan mudah: Batalkan Program Kartu Prakerja Rp20 Triliun. Mendukung setoran abal-abal dan penyedia KKN online (Rp 5,6 Trilliun). Dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah BPJS Kesehatan, biar tarif tidak perlu naik”.  Cuit Rizal melalui akun Twitternya

Bahkan, ia menganggap kebijakan presiden Jokowi terlalu beresiko untuk menjadi sasaran kebencian rakyat.

Rizal pun menegaskan, presiden Jokowi dapat membuat kebijakan yang benar-benar pro rakyat, andai punya hati untuk memakmurkan mereka.

Baca Juga:  Tetap Tuntut Said Didu, Luhut: Setiap Tindakan Ada Konsekuensinya

“Gitu aja ribet , yang penting ada hati untuk rakyat! ” Demikian cuitnya.[Brz]