Sebut Anies dan AHY Sama-Sama Diserang Pembegal Demokrasi, Politisi Demokrat: Hanya Satu Kata, Lawan!

Sebut Anies dan AHY Sama-Sama Diserang Pembegal Demokrasi, Politisi Demokrat: Hanya Satu Kata, Lawan!
Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/ Twitter @TRendusara

IDTODAY.CO – Politisi Partai Demokrat, Taufik Rendusara mengatakan bahwa Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sama-sama serang diserang oleh pembegal demokrasi.

Taufik Rendusara pun menilai bahwa pembegalan demokrasi terhadap kedua pemimpin tersebut harus dilawan.

“Dua tokoh muda paling popular pilihan Gen Millenial dan Gen Z ini sama-sama sedang mengalami serangan dari para pembegal demokrasi menuju Pemilu 2024,” katanya melalui akun Twitter Trendusara pada Selasa, 28 September 2021.

Baca Juga:  Soal Demo PA 212 dan FPI, PBNU: Hati-hati Dengan Orang Yang Memperalat Agama Untuk Kepentingan Politik Eksklusif

Taufik Rendusara berpandangan bahwa pembegalan terhadap Anies dan AHY ini adalah tanda bahwa demokrasi sudah tidak baik-baik saja di Indonesia.

Maka, ia menilai bahwa sudah saatnya kaum Milenial dan generasi Z menyalakan tanda bahaya.

“Ada pelaku begal partai di Merdeka Timur menjegal langkah Agus Yudhoyono dan ada pelaku begal demokrasi di Merdeka Barat menjegal langkah Anies Baswedan,” katanya.

Baca Juga:  Pilkada Ditengah Pandemi, Wakil Ketua MPR RI: Saya Ajak Seluruh Aparat Untuk Selalu Waspada

Pembegalan terhadap Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Umum AHY tersebut, lanjut Taufik Rendusara, berlangsung dalam waktu yang bersamaan.

Sehingga, menurutnya, patut diduga bahwa begal ini dilakukan secara terstruktur dan sistemik.

“Merdeka Timur dengan Jendral karatan, Merdeka Barat dengan politikus yang juga sudah karatan,” kata Taufik.

Kedua pihak pembegal itu, menurutnya, sama-sama tahu bahwa mereka telah melanggar Tata Tertib dan Inkonstitusional.

Baca Juga:  Pakar UI: Ketahanan Sosial Masyarakat Jauh Lebih Besar Nilainya Dibandingkan Uang Pemerintah

“Namun tetap memaksakan berusaha membegal Anies dan AHY, dua tokoh muda pilihan gen Milenial dan gen Z,” kata Taufik Rendusara.

“Hanya satu kata, LAWAN!” sambungnya.

Sumber: terkini.id