Sebut Masyarakat Takut Tertular Covid-19, Bamsoet Minta Pemerintah Tunda Pilkada Bagi Daerah ini…

Sebut Masyarakat Takut Tertular Covid-19, Bamsoet Minta Pemerintah Tunda Pilkada Bagi Daerah ini...
Ketua MPR Bambang Soesatyo berpidato pada seminar nasional yang diselenggarakan SETARA Institute di Jakarta, Senin (11/11/2019). Seminar tersebut mengangkat tema "Merawat Kemajemukan, Memperkuat Negara Pancasila". (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww)

IDTODAY.CO – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan menurun drastis.

Bamsoet menegaskan hal tersebut dikarenakan Pilkada dikenal pada saat pandemi covid 19. Menurutnya, kekhawatiran tertular covid-19 akan membuat pemilih malas datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut disampaikan Bamsoet dalam diskusi vitual bertema “Pilkada di Masa Pandemi” di Jakarta, Senin (12/10/2020.)

“Pasti ada yang enggan atau was-was datang ke TPS. Itu akan menurunkan secara drastis partisipasi di Pilkada nanti,” ujar Bamsoet sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini melihat masyarakat saat ini saja berusaha menghindar tempat keramaian karena takut tertular Covid-19. “Perasaan yang sama, pasti akan terjadi saat hendak mencoblos karena di TPS akan terjadi kerumunan,” jelasnya.

Atas dasar itulah, Bamsoet meminta pemerintah untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat dengan mendesain Pilkada se aman mungkin. “Pemerintah dan penyelenggara harus bisa meyakinkan publik bisa datang ke TPS agar Pilkada tidak sepi pemilih,” tegasnya.

Bahkan, khusus daerah dengan resiko penularan tinggi, pemerintah dan penyelenggara harus menunda pelaksanaan Pilkada.

“Namun, bukan penundaan secara keseluruhan tetapi hanya daerah-daerah yang berstatus zona hitam atau merah,” tandasnya.[beritasatu/brz/nu]

Pos terkait