Siapakah Orang Dibalik Tagar #SellerAsingBunuhUMKM
Sebuah paket yang tertera nama pengirim Mr. Hu. Foto: Twitter @zulastt

Siapakah Orang Dibalik Tagar #SellerAsingBunuhUMKM

IDTODAY.CO – Tagar #SellerAsingBunuhUMKM di media sosial Twitter sempat ramai selama seminggu belakangan. Di balik ramainya tagar itu, ternyata ada nama Mr Hu yang disebut sosok penjual dari China yang mengancam keberlangsungan UMKM Indonesia.

Sosok itu disebut menjual barang-barang keperluan sehari-hari dengan harga yang sangat murah daripada produk UMKM lokal. Informasi yang beredar, Mr. Hu itu merupakan importir asing yang berjualan di marketplace Shopee.

Netizen sudah sejak lama dibuat penasaran dengan sosok Mr. Hu ini sebab setiap membeli barang dari Tiongkok, nama pengirim dan alamat selalu sama.

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira kejadian macam Mr. Hu ini, di mana arus barang impor lancar masuk dari laman e-commerce, disebabkan oleh regulasi impor yang terlalu lama.

Baca Juga: Buruan Daftar, Kartu Prakerja Sudah Dibuka

Dari fenomena ini, Bhima mengingatkan agar porsi impor barang di platform e-commerce ikut diatur oleh pemerintah jumlahnya.

“Misalnya keluarkan dong regulasi maksimal 30% barang impor by country origin di e-commerce. Tapi tidak pernah ada regulasi yang tegas.” kata Bhima dalam keterangannya, Minggu (21/2/2021).

Bhima mengatakan pemerintah ingin mendorong UMKM masuk platform digital, namun di sisi lain usaha kecil kalah saing dengan perang harga barang impor yang masih terlalu dibebaskan. Hal tersebut akan membuat UMKM lokal ngos-ngosan.

Baca Juga:  Berharap Tingkatkan Daya Beli Masyarakat di Tengah Pandemi, Pemerintah Perpanjang Bansos Tunai, Prakerja, dan UMKM hingga 2021

“Cepat atau lambat barang impor yang sudah dominan di platform e-commerce makin diberi ruang. Kalau dulu orang impor prosesnya susah sekarang tinggal duduk manis. Barang dari China door to door sampai di depan pintu konsumen Indonesia,” kata Bhima.

Baca Juga: Jokowi Ubah Formula Upah Buruh Ada yang Tahu Belum? Kalau Belum, Berikut Ini Formula Upah Buruh Baru

Di sisi lain peneliti ekonomi INDEF Nailul Huda, menilai pasar domestik Indonesia sangat menarik bagi tiap pelaku e-commerce. Dengan pertumbuhan kelas menengah, generasi gadget yang sangat pesat dan haus akan diskon produk ditangkap oleh produsen China untuk menjual produknya langsung ke konsumen di Indonesia.

“Sekarang juga pengiriman lebih murah dan ada diskon ongkir dari platform. Harga produksi yang murah dan ongkir yang murah merupakan kombinasi yang pas buat costumer Indonesia,” jelas Huda.

Baca Juga: Sudah Tahu Belum Cara Membuat Akun Kartu Prakerja? Yuk Simak Caranya Biar Bisa Dapat Bantuan dari Pemerintah

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.