Siasati Kelebihan Kapasitas Lapas, Menkumham Usulkan Pengguna Narkoba Direhab

  • Whatsapp
Yasona Laoly
Yasonna Laoly,(Foto: Kompas.com/Kristian Erdianto)

IDTODAY.CO – Menteri Hukum dan Ham, Yasona Laoly menegaskan bahwa kapasitas lapas di Indonesia sudah melebihi kapasitas. Salah satu penyebabnya adalah maraknya kasus pengguna narkotika.

Terkait hal tersebut, Menkumham mengusulkan alternatif sanksi, pemakai narkoba agar direhabilitasi saja.

Bahkan, Yasonna menegaskan pengeluaran negara akan dapat dihemat secara maksimal apabila permasalahan narkoba dapat segera teratasi.

“Persoalan terbesar Lapas itu kontribusi terbesarnya adalah persoalan narkoba, kalau kita bisa menyelesaikan persolan narkoba, itu akan menghemat biaya. Pemakai rehab. Jika ada pemakai berarti ada Bandar atau kurir langsung tangkap.” Kata Yasona Laoly sebagaimana dikutip dari Kompas.TV (19/10).

Yasonna kemudian membeberkan jumlah pengguna narkoba yang mencapai 4 juta orang di Indonesia. saat ini Pemerintah Tengah mengupayakan sosialisasi dan pemberantasan narkoba melalui rehabilitasi terhadap para pemakai. Sedangkan para bandar dan kurir langsung dikenakan hukuman penjara.

Baca Juga:  Update Corona di Indonesia 20 Mei: 19.189 Positif, 4.575 Sembuh, 1.242 Meninggal

Berdasarkan hasil penelusuran, biaya makan narapidana yang harus ditanggung negara setiap tahunnya mencapai 1,8 triliun rupiah.[kompas/brz/nu]

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.