Soal Kesalahan Ketik UU Cipta Kerja, Pengamat: UU Tidak Bisa Diubah Begitu Saja
Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti usai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2019).(Foto: Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Soal Kesalahan Ketik UU Cipta Kerja, Pengamat: UU Tidak Bisa Diubah Begitu Saja

IDTODAY.CO – Pengamat Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti ikut mengkritisi beberapa kesalahan ketik yang terjadi dalam penulisan omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja.

Bivitri menegaskan kesalahan ketik tersebut dapat diubah melalui proses yang jelas dan tidak boleh asal-asalan.

Bahkan, iya berpendapat harus ada peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk memberikan kepastian hukum agar pasal-pasal tersebut bisa dilaksanakan.

“Kalau pemerintah mau membuat ada kepastian hukum agar pasal-pasal itu bisa dilaksanakan, bisa keluarkan Perppu. Karena UU ini tidak bisa diubah begitu saja,” kata Bivitri saat dihubungi sebagaimana dikutip dari kompas.com (3/11/2020)

Ia pun menilai bahwa kesalahan penulisan dalam UU Cipta Kerja semakin memperjelas proses pembahasan dan pembentukannya yang ugal-ugalan. Menurutnya, pemerintah telah menerbitkan undang-undang untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

“Makin tampak ke publik bagaimana buruknya proses ugal-ugalan seperti ini. Seakan-akan mengerdilkan makna pembuatan UU, padahal UU itu seperti kontrak sosial warga melalui wakil-wakilnya,” ucap Bivitri.

“Itu pun sudah disimpangi dengan tidak partisipatif dan tidak transparannya proses penyusunan dan pembahasan. Ini akibatnya kalau tujuan buruk menghalalkan segala cara,” tandasnya.[kompas/brz/nu]

Baca Juga:  [HOAKS!] Isi BBM Gratis di Tanggal 29 dan 30 Februari itu Hoaks, Jangan Sampai Tertipu ya!

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.