Soal Penyerangan Polsek Ciracas Dikaitkan dengan Kesejahteraan TNI, PPP: Terlalu Jauh

Arsul Sani
Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani, (Foto: KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

IDTODAY.CO – Usai terjadinya peristiwa penyerangan Polsek Ciracas, kesejahteraan prajurit TNI kerap menjadi perbincangan. Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menilai terlalu jauh mengaitkan kasus Polsek Ciracas dengan kecemburuan kesejahteraan antara TNI dan Polri.

“Jika mengaitkan kasus perusakan Polsek Ciracas dengan soal kesejahteraan TNI itu menurut saya terlalu jauh,” kata Arsul, ketika dihubungi, Jumat (4/9). Sebagaimana dikutip dari detik.com (04/09/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Arsul, penyerangan tersebut tidak dapat dihubungkan dengan kesejahteraan prajurit TNI. Melihat dari apa yang disampaikan pihak TNI, bukan kesejahteraan lah yang menjadi penyebab.

“Bahwa di lapangan ada rivalitas atau ketidaksenangan antara anggota TNI dengan Polri itu juga tidak dapat dipungkiri, tapi hemat saya akar masalahnya bukan soal iri karena perbedaan soal kesejahteraan,” ujarnya.

Oleh karena itu, PPP menilai saat ini lebih baik pengusutan kasus menjadi prioritas.  Arsul meminta agar penyelidikan kasus ini dibuka secara transparan.

“PPP minta ini diselesaikan dan dibuka saja ke publik apa yang jadi motifnya. Artinya harus ada pengusutan tuntas. Sejauh ini kami yakin bahwa itu akan dilakukan Pimpinan TNI, apalagi melihat ketegasan KSAD seperti disampaikan selama ini,” tutur Arsul.

Anggota Komisi I DPR Sukamta sebelumnya menyoroti kesejahteraan prajurit TNI ketika rapat kerja Komisi I DPR dengan Kementerian Pertahanan. Dia menilai kecemburuan prajurit TNI terkait kesejahteraan institusi lain kerap jadi pemicu keributan.

Pada awalnya Sukamta berbicara soal keprihatinannya terhadap kesejahteraan prajurit TNI dalam rapat kerja dengan Kementerian Pertahanan, Rabu (2/9) kemarin, Sukamta membandingkan kesejahteraan prajurit TNI dengan personel Polri. Menurutnya, kesejahteraan prajurit TNI berada di bawah personel Polri.[detik/aks/nu]

Pos terkait