Tim Gabungan TNI-Polri Tembak Mati Pimpinan KKB dan Sita Rp 22 Juta-Senpi

Tim Gabungan TNI-Polri Tembak Mati Pimpinan KKB dan Sita Rp 22 Juta-Senpi
Foto: TNI-Polri jelaskan penangkapan pimpinan KKB Hengky Wanmang (Wilpret Siagian)

IDTODAY.CO – Pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Hengky Wamang, dalam operasi penyelidikan di Markas KKB yang dilakukan oleh Tim gabungan TNI-Polri.

Dalam operasi bersandikan ‘Operasi Nemangkawi’ ini, tim menembak mati Hengky Wamang dan menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sejumlah senjata api hingga uang tunai dalam pecahan Rupiah dan Dolar Singapura hingga Ringgit Malaysia.

Bacaan Lainnya

“Tim gabungan TNI-Polri berhasil melakukan penindakan terhadap anggota KKB Makodap III Timika, pada Minggu 16 Agustus 2020 pukul 6 dengan menembak mati satu anggota KKB bernama Hengki Wamang (31),” ujar Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw di Mapolda Papua, Jayapura, Seni (17/8). Sebagaimana dikutip dari detik.com (17/08/2020).

Dalam operasi ini, Paulus didampingi Pangdam XVII/ Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Adaribab dan Kabinda Papua Mayjen TNI Haris Napoleon.

Paulus mengatakan bahwa Hengky Wamang merupakan pimpinan KKB Kodap III Timika, menggantikan Kelik Kwalik yang meninggal pada 16 Desember 2009.

“Jadi setelah Kelik Kwalik meninggal 2009, Hengky Wamang ini menjadi pemimpin KKB wilayah Timika sampai Tembagapura,” ujar Paulus Waterpauw.

Kemudian ia menjelaskan kronologis penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri.  Diawali pada Kamis (13/8) Tim gabungan TNI-Polri melakukan penyelidikan di Markas KKB Kalikopi, di mana pasukan dibagi 3 kelompok dengan 3 sasaran yakni markas Kalikopi baru, Kalikopi lama dan Markas Baru Amako. Kemudian pada Minggu (16/8/2020) pukul 06.00 WIT, tim gabungan masuk di Markas Kalikopi dan melumpuhkan satu anggota KKB atas nama Hengky Wamang dalam kondisi meninggal dunia.

“Kemudian Tim melakukan penyisiran di sekitar TKP dan berhasil menemukan barang bukti selanjutnya diamankan ke Mako Brimob B Timika,” tambahnya.

Dalam operasi tim gabungan ini, tim mengamankan sejumlah barang bukti. Berikut daftar barang bukti tersebut:

– 1 (satu) pucuk Senjata Api Rakitan

– 1 (satu) pucuk Sejata Api Jenis Revolver

– 1 (satu) buah Air Sotf Gun Merk JERICHO

– 381 (tiga ratus delapan puluh satu) butir peluru tajam berbagai kaliber.

– 28 (dua puluh delapan) Butir Peluru Karet Cal 5.56 MM

– 1 (satu) buah Magasen Air Soft Gun bertuliskan CAL 4,5 MM

– 4 (empat) buah Magasen SS1

– 1 (satu) buah Magasen AK 101

– Uang tunai senilai Rp 22.467.100 (Dua Puluh Dua Juta Empat Ratus Enam Puluh Tujuh Rupiah)

– 1 (satu) lembar Uang Dolar Singapura Pecahan $2

– 1 (satu) lembar Uang Ringgit Malaysia Pecahan RM1

– 3 (tiga) lembar bendera bintang kejora

– 7 (tujuh) buah HP SAMSUNG Android

– 3 (tiga) buah HP VIVO Android

– 1 (satu) buah HP OPPO Android

– 5 (lima) buah HP Nokia

– 1 (satu) buah HP Samsung

– 1 (satu) buah HP ICERI

– 1 (satu) buah HP ALDO

– 3 (tiga) buah Kampak

– 9 (Sembilan) buah Parang

– 9 (Sembilan) buah Dompet

– 3 (tiga) buah Senapan Angin

– 18 (delapan belas) buah Bagian Senapan Angin (Pompa)

– 1 (satu) buah Teropong merk SHARP

– 1 (satu) bauh Senter Merk SWAT POLICE

– 1 (satu) buah Senter Merk VANSLAR

– 2 (dua) buah Buku Tabungan Bank Mandiri An. APIAR KUM

– 1 (satu) buah ATM Bank Mandiri dan berbagai dokumen lainnya.[detik/aks/nu]

Pos terkait