Gadis di Kalsel Sudah Sepekan Tertidur, Pernah Tak Bangun 13 Hari

  • Bagikan
Gadis di Kalsel Sudah Sepekan Tertidur, Pernah Tak Bangun 13 Hari
Foto: Gadis di Kalsel sudah tertidur selama sepekan. Gadis yang akrab disapa Echa ini sempat tertidur selama 13 hari pada 2017 lalu. (dok Istimewa)

IDTODAY.CO – Nama Siti Raisa Miranda atau Echa (17) kembali menjadi buah bibir. Gadis asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) ini sudah sepekan tertidur dan belum juga bangun.

Echa sudah sempat dibawa ke RSUD Dr Ansari Saleh Banjarmasin, karena kondisi tidur panjangnya kembali datang. Orang tuanya, Mulyadi dan Lili, pun cemas karena putrinya kembali mengalami gejala tidur panjang.

Baca Juga: Dipastikan, Tersangka Pembunuh Laskar FPI Yang Tewas Satu Mobil Dengan Korban

Baca Juga:  Temukan Koin Kuno dari Abad ke 2 SM, Seorang Pensiunan Polisi Kaya Mendadak

“Malam Sabtu kondisi masih guring (tertidur), kemudian ulun (saya) bawa ke rumah sakit untuk rawat inap. Selama tiga hari di RS Ansari Saleh anak ini belum juga bangun. Akhirnya dibawa pulang ke rumah, karena hasil pemeriksaan medis normal-normal saja,” kata Mulyadi kepada detikcom, Rabu (7/4/2021).

Pada 2017, Echa pernah mengalami gejala serupa. Saat masih berusia 13 tahun itu, Echa sempat tertidur selama 13 hari. Echa sempat dijuluki Putri Tidur dari Banjarmasin. Kala itu diduga Echa mengidap sindrom langka hipersomnia.

Baca Juga:  Sampai Menangis, Empat Gadis Ini Minta Diloloskan Petugas di Pos Penyekatan

Hingga Rabu (7/4), Echa masih tertidur seperti orang tidur pada umumnya. Pihak keluarga berharap Echa bisa bangun dan beraktivitas kembali seperti biasa. Agar nutrisi tubuhnya terjaga, sesekali Mulyadi dan istri memberikan makanan dengan disuap saat kondisi Echa tenang.

Baca Juga: Aziz Yanuar Penasaran Siapa Komandan 2 Polisi Penembak Laskar FPI

Orang tua Echa menyampaikan harapan terhadap kondisi anaknya. Simak halaman selanjutnya.

Baca Juga:  Tragis, Sebelum Bunuh Diri di Bendungan Malang, Wanita Bugil Ini Tulis Surat Mengejutkan

“Sebenarnya nggak enak menyampaikan, namun karena kepentingan anak ulun, harapannya Echa bisa diterapi dengan alat yang lebih canggih, meskipun di rumah sakit di Banjarmasin semua peralatan medis sudah dites. Kata dokter masih ada alat lain yang lebih canggih namun di Jawa. Mudahan kami bisa membawa terapi Echa ke RS di Jawa,” harap Mulyadi.

Sebelum kembali mengalami tidur panjang, Echa sempat bercerita soal harapan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada orang tuanya. Echa mengidolakan Jokowi sejak masih SMP dan berharap suatu saat bisa bertemu langsung presiden idolanya.

Baca Juga:  Bingung, Mau Sholat Dhuhur, Tapi Musholanya Kok Dijual ?

“Ada keinginan Echa yang disampaikan ke ulun, ingin sekali bertemu Pak Jokowi,” ujarnya.

Kasus yang dialami warga Banjarmasin Utara ini menuai simpati warga. Mereka berharap Echa bisa pulih kembali dan bisa ditangani tim medis yang lebih baik.

Baca Juga: Dipastikan, Tersangka Pembunuh Laskar FPI Yang Tewas Satu Mobil Dengan Korban

Sumber: detik.com

  • Bagikan