Kenali Modus Penjahat Teror Kelamin
Peneror alat kelamin di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)

Kenali Modus Penjahat Teror Kelamin

IDTODAY.CO – Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan BSR (38), tersangka teror alat kelamin di jalan raya yang meresahkan warga. Polisi mengungkap modus warga Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, itu saat beraksi.

Tersangka diketahui sudah melakukan aksi beberapa kali. Terakhir ia melakukannya di kawasan Desa Latek, Kecamatan Bangil, yang direkam korban dan videonya diunggah ke media sosial hingga viral.

“Kejadiannya dari wilayah Bangil sampai ke Kraton. Yang bersangkutan membuntuti korban sejak Desa Latek, Kecamatan Bangil. Sampai di kawasan PIER (Desa Raci) tersangka mencoba mendekati korban,” kata Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan di mapolres, Kamis (18/2/2021).

Baca Juga: Sudah Punya Istri, Kenapa ya Pelaku Teror Pamer Kelamin Masih Melakukannya?

Setelah jaraknya dekat dengan korban, tersangka berteriak memanggil korban. Sembari membuka resleting celananya pamer alat kelamin. Aksi itu dilakukan sambil mengendarai motor.

“Yang bersangkutan mendekati korban kemudian dibuka resleting celananya. Berteriak memanggil kepada korban,” terang Rofiq.

Saat dicecar wartawan tersangka menyatakan teriakan itu dimaksudkan agar korban memperhatikan aksinya.

“(Saya teriak) ‘wooee’ gitu,” ujar tersangka.

Sebelumnya, video aksi teror alat kelamin di Jalan Raya Pasuruan viral. Video viral berdurasi 29 detik itu menampilkan pria pengendara motor yang memamerkan alat kelamin pada pengendara motor lain.

Baca Juga: Simak Kronologi Awal Mula Nissa Sabyan Dituduh Merebut Suami Orang

Dalam video itu tertulis teks ‘Lokasi Jalan Raya Bangil-Pasuruan’ dan ‘Waspada Ekshibisionisme (Gangguan jiwa pamer alat kelamin)’. Pria peneror yang dimaksud juga ditandai dengan lingkaran putih.

Baca Juga:  45 DPR Jember Sepakat Makzulkan Bupati Faida, Begini Prosedurnya

Pengunggah video, DR (24), warga Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan sudah 3 kali mengalami teror pria pamer alat kelamin yang dilakukan orang sama. Karena jengah, guru di salah satu pesantren di Bangil ini merekam dan mengunggahnya ke media sosial dengan maksud agar pelaku ditindak. Korban juga mencatat plat nomor motor tersangka.

Baca Juga: Buat yang Mau Kredit Motor Jangan Panik, Mulai Maret DP 0%

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.