Selain Suara Gemuruh dari Semeru, Ada Imbauan Air Membawa Material Batu Turun

Selain Suara Gemuruh dari Semeru, Ada Imbauan Air Membawa Material Batu Turun
Air mulai deras mengalir dari kampung Renteng (Foto: Deny Pastyo Utomo/detikcom)

IDTODAY.CO – Berbarengan suara gemuruh dari Gunung Semeru sekitar pukul 08.30 WIB, ada imbauan menjauh dari zona merah kawasan Kampung Renteng Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Sebab debit air deras dari Gunung Semeru akan turun.

Air tersebut membawa material pasir dan bebatuan melewati sungai di kawasan Kampung Renteng. Rupanya petugas gabungan yang ada di sekitar Kampung Renteng Desa Sumberwuluh, juga mendengar suara bebatuan turun.

Baca Juga:  Kerusuhan Di Dalam Lapas, Gedung Dibakar, Kaca-kaca Hancur

“Suaranya gluduk-gluduk gitu dari atas (Gunung Semeru),” kata anggota TNI Serka Pribawono kepada detikcom di Kampung Renteng, Senin (6/12/2021).

Detikcom yang ada di lokasi juga mendengar suara bebatuan turun dari Gunung Semeru. Air sungai di Kampung Renteng, yang semula mengalir tenang, kembali deras.

Petugas terdiri dari TNI, polisi, SAR dan lain-lain langsung meninggalkan dan menjauh dari lokasi. Tim SAR yang semula mencari korban meninggal yang terjebak di Kampung Renteng juga berlarian menjauh.

Baca Juga:  Heboh, Suara Dentuman Kagetkan Warga Jabodetabek, Bukan dari Letusan Anak Krakatau, Lalu Suara Dari Mana?

Sebelumnya imbauan itu keluar sekitar 08.40 WIB bahwa zona merah harus disterilkan dan bebas dari warga. Petugas langsung menjemput warga dan menggendongnya. Warga nekat kembali ke rumah untuk memberi makan hewan ternaknya yang selamat. Petugas menggendong warga yang sudah sepuh dan anak-anak sembari berlari dan membawanya dengan motor.

Sumber: detik.com