Usai Amankan Demo di Kota Bogor, 10 Anggota Dishub Kota Bogor Positif Corona

Usai Amankan Demo di Kota Bogor, 10 Anggota Dishub Kota Bogor Positif Corona
(Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo)

IDODAY.CO – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyampaikan bahwa sebanyak 10 petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dinyatakan terkonfirmasi positif Corona usai melakukan pengamanan aksi demo tolak omnibus law beberapa waktu lalu.

“Ada 10 untuk data sementara yang masuk petugas Dishub yang positif Covid-19. Kita sudah isolasi di Lido (BNN), dan untuk kontak erat sudah di swab pagi tadi,” kata Dedie A Rachim. Seperti dikutip dari detik.com (27/10/2020).

Bacaan Lainnya

Saat ini, 10 Dishub yang dinyatakan positif Corona sedang menjalani isolasi di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Kabupaten Bogor.

Mereka merupakan petugas lapangan yang sempat ikut melakukan pengamanan aksi demo mahasiswa memperingati satu tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu.

“Mereka (petugas Dishub yang positif Corona) petugas lapangan. Tertular dari lapangan. Mereka yg ikut bertugas saat Demo omnibus law,” kata Dedie.

Ia melanjutkan, untuk mengantisipasi penularan Dinkes Kota Bogor melakukan swab terhadap 183 anggota Dishub yang berkontak erat dengan 10 petugas positif.

“Kantor Dishub tidak ditutup, tetapi sudah disemprot disinfektan. Karena yang terkonfirmasi positif itu semuanya petugas lapangan. Kemudian tracing juga dilakukan, ada 183 orang yang diswab karena berkontak erat dengan pasien positif,” jelas Dedie.

Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo menyebutkan, 10 anak buahnya yang dinyatakan positif Corona tersebut bertugas di sekitar Jalan Juanda hingga Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor. 10 anggotanya juga sempat sakit pada jumat (16/10).

“Memang ada rangkaian pas pengamanan demo yang terjadi di Kota Bogor, pada waktu itu yang bersangkutan sempat drop pada Jumat (16/10/2020) lalu, suruh pulang dan istirahat,” jelas Eko.

“Yang berkontak erat sudah diswab dan masih menunggu hasilnya, ada 183 yang diswab. Kantor tidak ditutup dengan pertimbangan yang positif itu kan petugas lapangan semua,” tambahnya.[detik/aks/nu]

Pos terkait