Viral Petugas Jutek Mal Pelayanan Publik Layani Warga Sambil Makan Pentol Dapat Sanksi Keras

  • Bagikan
Viral Petugas Jutek Mal Pelayanan Publik Layani Warga Sambil Makan Pentol Dapat Sanksi Keras
Tangkapan layar Twit soal petugas Siola yang makan pentol saat bertugas(Twitter)

IDTODAY.CO – Standar pelayanan pemkot Surabaya mendadak menjadi sorotan warganet setelah adanya sebuah tweet viral yang menceritakan keluhan masyarakat ketika berkunjung ke Mal Pelayanan Publik Siola Surabaya.

Pertanyaan tersebut mengemuka setelah Akun Twitter @FirzaValaza mengunggah foto dan narasi petugas Siola melayani pengunjung diduga sambil makan pentol dan menilai petugas kurang ramah.

Baca Juga: Piala Eropa (EURO 2020): Jadwal Euro 2020 dan Link Live Streaming Lengkap

Baca Juga:  Warganet Kecewa Lihat Sopir Truk Tak Berikan Jalan ke Rombongan Alutsista TNI, Ini Alasannya!

“Melayani sambil makan pentol, Ditanya jutek jawabnya, Ini nih yg di siapkan pemkot sby untuk melayani warganya?” tulis akun @FirzaValaza, sebagaimana dikutip dari Kompas.com (12/6/21).

Unggahan itu disukai lebih dari 13.000 kali, dikomentari lebih dari 500 kali, dan dibagikan ulang lebih dari 2.700 kali.

Tak ayal, postingan tersebut menjadi viral dan menyudutkan Pemkot Surabaya selaku penanggung jawab.

Menanggapi kabar tersebut,  Humas Febriadhitya Prajatara menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi tegas kepada petugas tersebut.

Baca Juga:  Unik, Dua Bersaudara Rebutan Asuh Ibu Hingga ke Pengadilan, Si kakak menangis sesunggukan karena Kalah di persidangan

“Mohon maaf dan terima kasih atas laporannya menindak lanjuti hal tersebut untuk anggota linmas yang bertugas di pintu masuk siola sudah diberi teguran dan sanksi keras agar hal serupa tidak terjadi lagi,” tulis akun Twitter @BPBLinmas_sby.

Febri menjelaskan ketika mendengar keluhan dari masyarakat, pihaknya langsung mengonfirmasi kebenarannya dan yang bersangkutan mengakui kekhilafan-nya.

“Sudah diberikan teguran keras, dengan ancaman jika yang bersangkutan mengulangi perbuatannya maka dapat diberhentikan secara tidak hormat,” kata Febri pada Kompas.com, Minggu (13/6/2021).

Baca Juga:  Risma Nangis Ke IDI: Saya Memang Goblok, Tak Pantas Jadi Wali Kota!

Baca Juga: Berkah Foto Kucing yang Viral, Restoran di Jepang Tidak Jadi Tutup Permanen

Dia menambahkan, seharusnya jika petugas hendak makan, bisa komunikasi dengan rekannya untuk menggantikan sementara. Tidak dilakukan sambil melayani masyarakat.

Febri mengklaim permasalahan tersebut telah bisa diatasi dengan baik.

“Sudah clear itu,” tegas Febri.

Hal tersebut juga diamini oleh si pengunggah twit tersebut.

“Sudah dapet teguran ya gaes jangan di ramaikan lagi, yg saya harap standar pelayanannya yg di benahi untuk masyarakat Surabaya.” Terang akun FirzaValaza

Baca Juga:  Sahur Seadanya di Dalam Hutan, Brewok Prajurit TNI ini Bikin Selfok Netizen

Baca Juga: Viral Karung Misterius Dilempar Pemotor ke Sebuah Rumah Tertangkap CCTV

  • Bagikan