Tangkal Ancaman Luar, TNI Pesan MV-22 Block C Osprey

Tangkal Ancaman Luar, TNI Pesan MV-22 Block C Osprey
Ilustrasi, pesawat angkut militer MV-22B Osprey. Indonesia bakal membeli delapan MV-22 Block C Osprey beserta perlengkapan senjata pendukung senilai US$ 2 miliar.(Foto: U.S. Marine Corps Documentation)

IDTODAY NEWS – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyetujui jika pemerintah Indonesia ingin membeli delapan pesawat militer jenis MV-22 Block C Osprey senilai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28,8 triliun. Pesawat ini merupakan bagian dari program penjualan persenjataan skala besar AS untuk lima negara. Sebagaimana dikutip dari katadata.co.id (14/12/2020).

Selain itu, pesawat ini juga cocok digunakan untuk negara kepualuan, termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan diperlukan banyak perlengkapan militer untuk operasional pemantauan wilayah ataupun menangkal ancaman.

Bacaan Lainnya

Jika terwujud, maka Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menjadi kekuatan militer kedua di luas AS yang menggunakan MV 22 Osprey setelah Jepang. Defense Security Agency (DSCA), menyebutkan, MV-22 Osprey akan meningkatkan kemampuan Indonesia menangani bencana dan mendukung operasi militer, Senin 6/7 lalu.

Berikut Spesifikasi MV 22 Osprey:

– Mesin: Two Rolls-Royce AE1107C, 6,150 shp (4,586 kW) each

– Panjang: Fuselage: 57.3 ft. (17.48.20 m); Stowed: 63.0 ft. (19.20 m)

– Width: Rotors turning: 84.6 ft. (25.78 m); Stowed: 18.4 ft. (5.61 m)

– Lebar: Nacelles vertical: 22.1 ft. (6.73 m); Stabilizer: 17.9 ft. (5.46 m)

– Diameter rotor: 38,1 ft (11,6 m)

– Vertical Takeoff Max Gross Weight: 52.600 lbs. (23.859 kg)

– Kecepatan terbang: 270 kts (500 km/h) SL

– Radius misi: 428 nm – MV-22 Blk C with 24 troops, ramp mounted weapon system, SL STD, 20 min loiter time

– Cockpit: 2 MV / 3 CV [brz/nu]

Pos terkait