Akomodasi Kader Muhammadiyah Jadi Mendikbud, Jokowi Bisa Ciptakan Keseimbangan Politik

  • Whatsapp
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi/RMOL

IDTODAY.CO – Presiden Joko Widodo disarankan ekstra hati-hati dalam memilih pembantunya di Kabinet Indonesia Maju.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, bidang pendidikan harus jadi perhatian utama.

Sebabnya, pendidikan berkaitan dengan masa depan sebuah negara, karena terkait dengan sumberdaya manusia.

“Bidang pendidikan berkaitan dengan masa depan sumber daya manusia Indonesia,” demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/4).

Terkait dengan sosok Mendikbud, Andi mengatakan Jokowi harus mempertimbangkan kapasitas dan profesionalisme menterinya.

“Pertimbangan kapasitas dan profesionalisme sejatinya menjadi basis pertimbangan pengangkatan menteri pendidikan,” kata Andi

Dalam pengamatan Andi, kader Muhammadiyah penting diakomodasi jika benar Jokowi dalam waktu dekat melakukan perombakan kabinet.

Baca Juga:  Luhut Binsar Pandjaitan: Desember 2020 Sekitar 9 Juta Orang di Wilayah Spesifik Akan Vaksinasi

Salah satu dampak politik jika menggaet kader Muhammadiyah sebagai Mendikbud akan tercipta keseimbangan politik.

Apalagi, kata Andi selama ini kader Muhammadiyah sangat mumpuni saat mengemban amanah sebagai Mendikbud.

“Muhamadiyah penting diakomodasi, bukan saja atas pertimbangan keseimbangan politik, namun juga pengalaman Muhammadiyah di bidang pendidikan yang sangat mumpuni,” pungkasnya. 

Baca Juga: Nadiem Makarim Dicopot Jika Jokowi Terjebak Bagi-bagi Kekuasaan

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.