Akomodasi Kader Muhammadiyah Jadi Mendikbud, Jokowi Bisa Ciptakan Keseimbangan Politik

  • Bagikan
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi/RMOL

IDTODAY.CO – Presiden Joko Widodo disarankan ekstra hati-hati dalam memilih pembantunya di Kabinet Indonesia Maju.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, bidang pendidikan harus jadi perhatian utama.

Sebabnya, pendidikan berkaitan dengan masa depan sebuah negara, karena terkait dengan sumberdaya manusia.

“Bidang pendidikan berkaitan dengan masa depan sumber daya manusia Indonesia,” demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/4).

Baca Juga:  PKS: Jangan Salahkan Publik Bila Nilai Kebijakan Pemerintah Mengarah Pada Hard Immunity

Terkait dengan sosok Mendikbud, Andi mengatakan Jokowi harus mempertimbangkan kapasitas dan profesionalisme menterinya.

“Pertimbangan kapasitas dan profesionalisme sejatinya menjadi basis pertimbangan pengangkatan menteri pendidikan,” kata Andi

Dalam pengamatan Andi, kader Muhammadiyah penting diakomodasi jika benar Jokowi dalam waktu dekat melakukan perombakan kabinet.

Salah satu dampak politik jika menggaet kader Muhammadiyah sebagai Mendikbud akan tercipta keseimbangan politik.

Apalagi, kata Andi selama ini kader Muhammadiyah sangat mumpuni saat mengemban amanah sebagai Mendikbud.

Baca Juga:  Rocky Gerung Dan Zainal Arifin Mochtar Akan Kembali Gugat Presidential Treshold Ke MK

“Muhamadiyah penting diakomodasi, bukan saja atas pertimbangan keseimbangan politik, namun juga pengalaman Muhammadiyah di bidang pendidikan yang sangat mumpuni,” pungkasnya. 

Baca Juga: Nadiem Makarim Dicopot Jika Jokowi Terjebak Bagi-bagi Kekuasaan

Sumber: rmol.id

  • Bagikan