Andrew Parengkuan: Ada Oligarki Relawan Sengaja Bikin Gaduh Menyerang Pemerintah

Andrew Parengkuan
Koordinator Posko Relawan 01 Jokowi-Maruf Amin, Andrew Parengkuan/RMOL

IDTODAY.CO – Kritikan kepada pemerintah seharusnya dilakukan semata-mata untuk mengawal visi misi presiden dan wakil presiden, bukan karena ada agenda terselubung demi kepentingan pribadi atau organisasi.

Hal tersebut ditekankan Koordinator Posko Relawan 01 Jokowi-Maruf Amin, Andrew Parengkuan yang merasa gerah dengan kritikan sejumlah pihak, termasuk relawan yang mendesak adanya perombakan kabinet.

“Selama 2 tahun periode kedua ini, kami melihat ada oligarki relawan karena kepentingan tertentu melemparkan isu kontraproduktif terhadap usaha pemerintah menangani pandemi Covid-19,” kata Andrew dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/11).

Baca Juga:  PKS dan Demokrat Tolak RUU Cipta Kerja Dibawa Ke Paripurna: Tidak Tepat Membaca Situasi

Baginya, pemerintahan Jokowi-Maruf sudah baik dalam mengatasi pandemi. Apalagi di tahun kedua pandemi ini, pemulihan ekonomi mulai berjalan baik.

“Indonesia menjadi salah satu negara yang terbaik dalam menangani pandemi. Selain itu, Pemeintahan Jokowi berhasil menjaga kestabilan ekonomi maupun politik, walaupun terdapat ancaman resesi ekonomi yang besar pasca pandemi,” lanjut Andrew.

Oleh sebab itu, ia mendesak Presiden Jokowi melalui Menteri BUMN, Erick Thohir mencopot para relawan pembuat gaduh yang menduduki jabatan komisaris di perusahaan plat merah.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Beri Nasehat Kepada Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi

“Itu karena telah menimbulkan persepsi negatif pada pemerintahan Jokowi yang sudah dengan maksimal menanggani pandemi ini,” tandasnya.

Sumber: rmol.id