Arsul Sani Sarankan Jokowi Contoh Gus Dur dan SBY untuk Pilih Jurubicara

Arsul Sani
Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta/RMOL

IDTODAY.CO – Kemampuan dan kompetensi harus diperhatikan betul oleh Presiden Joko Widodo dalam mencari jurubicara pengganti Fadroel Rachman. Hal ini, setelah Fadjroel Rachman dilantik sebagai Dubes LBBP RI untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, Presiden Jokowi harus mencontoh presiden-presiden sebelumnya dalam memilih jurubicara presiden.

“Zaman Gus Dur ada almarhum Pak Wimar Witoelar, itu saya kira juga bagus. Zaman Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) ada Julian Aldrin Pasha, itu juga bagus,” ujar Arsul Sani di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/10).

Baca Juga:  Mega Awalnya Heran Ditunjuk Jokowi Jadi Dewan Pengarah BRIN: Kok Saya Lagi?

Arsul Sani pun memberikan sindiran, bahwa seorang jurubicara yang akan dipilih Presiden Jokowi adalah orang yang jago berkomunikasi dengan baik.

“Jadi memang Jubirnya itu Jubir yang memang jagoan berkomunikasi, bukan jagoan miskomunikasi,” katanya.

Selain itu, lanjut Wakil Ketua MPR RI ini, jurubicara presiden harus mudah dihubungi. Setidaknya, oleh kalangan wartawan untuk mendapatkan informasi terbaru dari kegiatan Istana.

Baca Juga:  BPIP Benturkan Pancasila dan Agama, Rektor Paramadina: Pak Jokowi Harus Hati-hati!

“Saya kira (jubir) adalah orang yang memang tiap saat itu bisa gampang untuk dihubungi dan berkomunikasi,” pungkasnya.

Sumber: rmol.id