Digadang Jadi Pengganti Nadiem Makarim, Begini Jawaban Abdul Muti

  • Whatsapp
Abdul Muti
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Muti/RMOL

IDTODAY.CO – Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle kabinet pasca peleburan Kemenristek ke Kemendikbud menjadi Kemendikbud-Ristek semakin santer.

Muncul sejumlah nama yang digadang-gadang sangat layak untuk mengisi pos Kemendikbud-Ristek tersebut.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Ma'ruf Amin Sudah Diajak Jokowi Bahas Reshuffle Kabinet

Antara lain nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Muti yang dianggap paling layak dan mumpuni untuk membawa pendidikan nasional menjadi lebih baik lagi ke depannya. Abdul Muti digadang akan menjadi pengganti yang tepat untuk Nadiem Makarim.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto bahkan menyebut figur Abdul Muti adalah sosok pendidik yang memahami masalah mendasar pendidikan di Indonesia.

Baca Juga:  Ingatkan Pemerintah Soal Pengelolaan Negara, Said Didu: Jangan Semua Demi Politik

“Kalau ada reshuffle Mas Muti layak untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia. Mas Muti sosok pendidik dan paham akan akar pendidikan bangsa, maka tidak akan ahistoris dalam membangun pendidikan Indonesia,” kata Cak Nanto, Kamis (15/4).

Menanggapi hal itu, Abdul Muti mengaku belum ada komunikasi apapun dengan Presiden Jokowi, termasuk mengenai rencana reshuffle kabinet tersebut.

“Sampai saat ini tidak ada informasi dan komunikasi soal tersebut,” kata Abdul Muti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/4).

Baca Juga:  Soroti Harga Maksimum Swab Test, Fraksi PAN: Aturan Ini Sebaiknya Diisi Juga Dengan Sanksi

Abdul Muti menambahkan bahwa dirinya juga belum mendapatkan informasi akan didapuk sebagai Mendikbud-Ristek. Secara normatif, Muti menyebut bahwa keputusan itu wewenang penuh Presiden Jokowi.

“Pengangkatan menteri hak prerogatif presiden,” tuturnya.

Sementara saat disinggung lebih jauh mengenai apabila dirinya bakal menerima jika Presiden Jokowi menawarkan dan meminta untuk menjadi Mendikbud-Ristek, Abdul Muti mengatakan tidak ingin berandai-andai.

“Saya tidak mau berandai-andai,” demikian Abdul Muti.

Baca Juga:  Nampak Berkerumun, KAMI Tuntut Pemerintah Sungguh-Sungguh Tangani Covid-19, PDIP: Menepuk Air Tepercik Muka Sendiri

Baca Juga: Tepis Ceramah Tengku Zulkarnain Soal Orang Hitam, PBNU: Surga Tidak Dikaveling Warna Kulit

Smber: rmol.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.