Doktor Politik: Jokowi Patut Mengevaluasi Posisi KSP Moeldoko

  • Bagikan
Moeldoko
Moeldoko. (Foto: jitunews.com)

IDTODAY.CO – Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs, Ahmad Khoirul Umam, menyebut keterlibatan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam masalah Partai Demokrat sudah menyeret nama baik istana.

“Manuver politik Moeldoko terkait pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang menabrak etika dan logika berdemokrasi itu terbukti telah menyeret nama baik Istana Presiden dan sejumlah pejabat tinggi negara,” kata Umam kepada wartawan, Kamis (15/4).

Baca Juga:  Bela Said Didu, Imam Islamic Center Di New York Sindir Luhut Tidak Dewasa Berdemokrasi

Doktor politik lulusan University of Queensland ini menyebut masyarakat memandang negatif mengingat jabatan Moeldoko.

“Tidak mudah bagi masyarakat untuk memisahkan sosok Moeldoko sebagai pribadi dengan Moeldoko sebagai Kepala KSP. Di situ, jelas ada muatan konflik kepentingan (conflict of interests), sebab posisi KSP itu jugalah yang diyakini mampu dimanfaatkan untuk melancarkan operasi politik,” katanya.

Umam menyarankan Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi Moeldoko.

Baca Juga:  Keberadaan Din Syamsuddin Penting Untuk ITB, Dia Punya Relasi Nasional Dan Internasional

“Jika memang itu dilakukan dengan kesengajaan, maka patut diduga ada penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power), karena yang bersangkutan telah memperdagangkan pengaruh (trading of influence). Jadi, Presiden Jokowi patut mengevaluasi posisi KSP Moeldoko,” kata Umam.

Baca Juga: Pengendalian Banjir Jakarta, Anies: Butuh Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat

Sumber: jitunews.com

  • Bagikan