Fahri Hamzah Ngegas, Semua Capres 2024 Ditantang, Kayak Indonesia Ini cuma Jakarta dan Jawa aja

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah. Foto Twitter Fahri Hamzah

IDTODAY.CO – Fahri Hamzah menantang semua kandidat capres 2024 yang saat ini sudah mulai bermunculan dan dimunculkan.

Fahri Hamzah menyebut, hingga kini dirinya masih belum memiliki sosok yang cukup pantas dianggap sebagai capres 2024.

Sebaliknya, Fahri Hamzah menilai sosok kandidat capres sejatinya ada di setiap daerah di seluruh penjuru negeri.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini berpendapat, mereka lebih sanggup memimpin Indonesia, lebih fresh dan tidak basi, serta anti perpecahan.

Baca Juga:  Nilai RUU Cipta Kerja Lebih Penting, RDP Bahas Kasus Djoko Tjandra Dikesampingkan

“Saya bingung dengan cara orang-orang Jakarta ngatur copras-capres ini. Seolah Indonesia Raya ini hanya ada Jakarta dan Jawa,” cuit Fahri Hamzah di akun Twitternya, sebagaimana dikutip PojokSatu.id, Minggu (14/11/2021).

Karena itu, Fahri menantang semua kandidat capres, kalau punya nyali, berani mendatangi satu per satu daerah.

“Tarung terbuka adu gagasan dengan jagoan lokal. Jawab isu-isu mereka!” tantangnya.

Mulai dari debat soal pertanian di IPB, masa depan Papua di Uncen, pertambangan di Kalimantan, budaya di UGM.

Baca Juga:  PKS: Jangan Rusak Sila Pertama Dengan Tafsir Sekuler!

Juga debat soal budaya di UGM, teknologi di ITB, sampai debat soal ekonomi di Unair dan lain sebagainya.

Demikian juga debat soal Pancasila di Lemhanas dan pondok-pondok pesantren atau relasi agama dan negara di depan para ulama dan pemuka agama.

Atau soal agenda strategis pendidikan bangsa di depan para guru besar.

“Soal cara memberantas korupsi di depan fakultas hukum dan soal lainya,” sambungnya.

Baca Juga:  Prabowo Disebut Tokoh 'Usang' untuk Pilpres 2024

Fahri Hamzah menilai, publik juga ingin mengetahui sikap para capres itu soal konflik dan dagang antara negara-negara besar, khususnya Amerika dan China

“Lalu posisi kita di laut China Selatan serta gagasan apa untuk kerjasama pasifik.” kata dia.

“Bagaimana masa depan ASEAN dan GNB serta serangakain inisiatif RI dari masa lalu?” lanjut dia.

Sumber: pojoksatu.id