Ferdinand: Susi Pudjiastuti Sakit Hati Setelah Tak Menjabat, Sikapnya Menjijikkan

Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti. (Antara TV)

IDTODAY.CO – Pegiat media sosial yang juga mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyoroti kicauan Susi Pudjiastuti yang menyindir kata-kata Presiden Jokowi soal revolusi mental.

Ferdinand Hutahaean pun lewat cuitannya di Twitter, Jumat 12 November 2021, menilai sikap Susi Pudjiastuti yang menyindir Presiden Jokowi itu merupakan perubahan politik.

Menurutnya, perubahan politik dari seseorang adalah hal yang wajar sebagai bagian dari dinamika politik.

“Perubahan politik seseorang itu wajar sbg bagian dari dinamisnya politik yang dipengaruhi oleh pandangan politik seseorang,” cuit Ferdinand Hutahaean.

Baca Juga:  Iwan Sumule: Kalau di India Cuma Rp 96 Ribu, Pedagang Tes PCR Untung Banyak Dong?

Akan tetapi, kata Ferdinand, sikap yang diperlihatkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu bukanlah bagian dari dinamika politik.

Pasalnya, menurut Ferdinand, sikap Susi Pudjiastuti tersebut dilandasi dengan rasa sakit hati usai tak lagi menjabat sebagai menteri di Kabinet Jokowi. Ia pun menilai sikap Susi itu menjijikkan.

“Tapi yang dilakoni oleh sudipudjiastuti bukanlah tentang dinamisnya politik, tapi nuansanya dilandasi rasa sakit hati setelah tak menjabat. Itu sikap menjijikkan,” tuturnya.

Baca Juga:  BERANINYA Refly Harun Umbar Bobroknya Pemerintahan Jokowi Dan Singgung Jenderal Luhut Panjaitan

Dalam kicauannya itu, Ferdinand Hutahaean juga menyertakan foto tangkapan layar kicauan Susi Pudjiastuti yang menanggapi cuitan Jurnalis senior Farid Gaban soal kata-kata Jokowi tentang revolusi mental.

Diwartakan sebelumnya, Susi Pudjiastuti menanggapi kicauan Farid Gaban yang merasa ‘tertipu’ dengan kata-kata Presiden Jokowi mengenai revolusi mental.

Farid Gaban dalam kicauannya, membagikan foto tangkapan layar kata-kata Jokowi soal revolusi yang tertera di sebuah banner.

“Kita ini kan selalu bicara mengenai fisik dan ekonomi. Padahal, kekurangan besar kita character building. Oleh sebab itu, saya sebut revolusi mental,” demikian narasi kalimat Jokowi yang tertulis dalam banner tersebut.

Baca Juga:  Ragukan Netralitas Pengawas, Denny Indrayana Bakal Laporkan Dugaan Pelanggaran PSU Kalsel Ke Bawaslu RI

Jurnalis senior itu pun mengaku, dulunya dia terpukau dengan kata-kata Jokowi itu lantaran ia mengira pernyataan Jokowi tersebut serius.

“Dulu saya terpukau dengan kata-kata ini. Kupikir serius,” ujar Farid Gaban.

Sontak, cuitan Farid Gaban soal kata-kata Jokowi itu ditanggapi Susi Pudjiastuti. Menurutnya, ia juga merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan Farid tersebut.

Sumber: terkini.id