Iriana Sulit Dapatkan PDIP, Masih Ada Puan Dan Ganjar

  • Whatsapp
Iriana Sulit Dapatkan PDIP, Masih Ada Puan Dan Ganjar
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara iriana/RMOL

IDTODAY.CO – Adalah hal yang wajar Ibu Negara Iriana Jokowi digadang-gadang masuk bursa calon presiden 2024. Iriana yang memiliki modal popularitas tentu berdampak pada elektabilitas.

Namun menurut analis politik Iwel Sastra, ini belum bisa dibaca bahwa langkah Iriana untuk maju sebagai capres menjadi mudah.

Istri Presiden Joko Widodo itu masih perlu kerja keras untuk meningkatkan elektabilitas. Selain itu, harus dapat dukungan dari partai politik.

“Jika Iriana ingin maju sebagai capres akan menggunakan kendaraan partai apa? Jika mengharapkan PDIP sangat sulit, karena ada Puan Maharani, kader partai yang juga merupakan putri dari ketum PDIP,” ujar Iwel Sastra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/4).

Baca Juga:  Gatot Tolak Hadiri Penghargaan, Gde Siriana: Menepis Anggapan Bahwa Dia Terbeli

Puan yang saat ini menjabat ketua DPR disebut-sebut akan diusung PDIP sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo-Puan.

Tidak hanya Puan, untuk mendapatkan kenderaan PDIP, Iriana juga harus bersaing dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Juga ada Ganjar Pranowo, kader PDIP yang sampai sekarang hasil surveinya bagus dari tingkat keterpilihan,” terang Iwel Sastra, yang juga Direktur Mahara Leadership itu.

Namun, semua kembali kapada Iriana, sebagai ibu negara yang berpengalaman mendampingi Presiden Jokowi, apakah ada keinginan untuk maju pada Pilpres 2024 nanti. Jika ada, masih ada waktu untuk meningkat elektabilitas hingga tiga tahun mendatang.

Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) merilis survei terbaru, Rabu (14/4). Temuannya, Iriana Jokowi menjadi capres terkuat kedua dari kalangan perempuan.

Baca Juga:  Tanggapi 500 TKA Tiongkok Akan Segera Masuk RI , Fadli Zon: Pemerintah Bukannya Nyerah Tapi Takluk

Berikut hasil survei LPMM yang digelar pada 26 Maret sampai 8 April 2021: Puan Maharani (20,8 persen); Iriana Jokowi (17,7 persen); Sri Mulyani (15,8 persen); Khofifah Indar Parawansa (14,6 persen); Tri Rismaharini (11,8 persen); dan Grace Natalie (5,2 persen).

Dari 2 ribu responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon, sebanyak 14,1 persen tidak memilih.

Baca Juga: Dukung Reshuffle, Gemaku: Jimly Asshiddiqie ‘Oase’ Perbaikan Kinerja Kabinet

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.