Jaga Elektabilitas Demokrat, Denny Siregar Sarankan AHY Pecat Penjilat dan Rekrut Ferdinand Hutahaean

Denny Siregar
Denny Siregar/Ist

IDTODAY.CO – Pegiat media sosial Denny Siregar ikut berkomentar soal naiknya tingkat elektabilitas Partai Demokrat. Untuk menjaga hasil positif itu, Denny menyarankan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk memecat sejumlah kadernya saat ini.

Denny menilai AHY saat ini dikelilingi oleh orang-orang yang tak memiliki kemampuan apapun selain menjilat.

“Pengen kasih saran ke Agus Harimurti Yudhoyono. Gus, ini saran dari abang ya. Mumpung lagi baek,” cuitnya lewat akun Twitter @DennySiregar7, dikutip Kamis (21/10).

Baca Juga:  Pasitif Covid-19 Terus Bertambah, Ketua MPR: Mempersulit Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

“Kalo elektabilitas gak mau rontok, ganti tuh orang-orang Partai Demokrat sekeliling lu yang kerjaan cuman menjilat tapi kemampuan gak ada,” lanjutnya.

Namun, Denny tak menyebutkan sejumlah sosok yang dianggapnya penjilat itu.

Penulis buku Tuhan dalam Secangkir Kopi itu juga mengusulkan agar AHY merekrut kembali Ferdinand Hutahaean. Menurutnya, Ferdinand lebih bermutu ketimbang para penjilat di lingkaran Demokrat.

“Masukin lagi Ferdinand Hutahaean, dia lebih bermutu dari penjilat-penjilat itu,” pungkas Denny.

Baca Juga:  SBY Daftarkan Merek Dan Lukisan Partai Demokrat, Pakar: Harus Dibedakan, Mana Aset Pribadi Dan Kepentingan Partai

Seperti diketahui, Partai Demokrat disebut bakal masuk tiga besar partai politik dengan tingkat elektabilitas yang tinggi. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS).

Naiknya tingkat elektabilitas Partai Demokrat disebabkan karena posisinya sebagai oposisi. Sehingga partai tersebut dapat memanfaatkan kelemahan dari kebijakan pemerintah, terutama yang dinilai kurang memenuhi kepentingan publik.

Hasil survei CPCS, yang berlangsung pada 5-15 Oktober 2021 menunjukkan tingkat elektabilitas Partai Demokrat berada di bawah dua partai besar, yakni PDIP dan Partai Gerindra.

Baca Juga:  PKS Soal Ajakan Fadli Zon ke Partai Ummat: Hak Personalnya, Tapi...

Sumber: jitunews.com