Jokowi Didorong Copot Menteri Pembuat Gaduh yang Bisa Menurunkan Kepercayaan Publik

Jokowi Didorong Copot Menteri Pembuat Gaduh yang Bisa Menurunkan Kepercayaan Publik
Presiden Joko Widodo/Net

IDTODAY.CO – Wacana reshuffle kabinet Indonesia Maju terus menguat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa kapan saja melakukan reshuffle karena hal itu merupakan hak prerogatif presiden.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai, Jokowi sudah seharusnya merombak menteri atau wakil menteri yang kinerjanya buruk dan terus membuat gaduh.

“Menteri dan wakil menteri seperti itu tentu dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kabinet Jokowi,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Jumat (5/11).

Baca Juga:  Demokrat Nilai Pernyataan Megawati Tidak Bijak: Demo Anarkis Tidak Ada Kaitannya Dengan Kaum Milenial

Menurutnya, jika kepercayaan masyarakat turun, tentu dukungan terhadap kabinet Jokowi juga akan turun. Sebab, tanpa dukungan masyarakat, kabinet Jokowi dengan sendirinya tentu akan sulit merealisasikan program-program kerjanya.

“Hal ini tentu akan berimplikasi pada tidak terwujudnya janji-janji politik Jokowi,” katanya.

Jadi, kata Jamiluddin, melihat realitas saat ini, Jokowi sudah selayaknya di reshuffle. Namun, pertanyaan selanjutnya apakah Jokowi punya nyali mereshuffle beberapa menteri dan semua wakil menteri.

Baca Juga:  Pemuda Muhammadiyah Jateng Beri Ade Armando 7 Hari Untuk Minta Maaf dan Cabut Postingan

“Bahkan Jokowi tidak akan berani mereshuffle menteri dari PDIP meskipun kinerjanya di bawah standar. Sebab Jokowi hanya petugas partai,” demikian Jamiluddin yang juga Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996 – 1999 ini.

Sumber: rmol.id