Jokowi: Pemerintah Tidak Melarang Untuk Beribadah, Hanya…

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara Mata Najwa, Rabu (22/4/2020). Saat ini Jokowi memutuskan menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Keputusan itu mengundang polemik. (Foto: Twitter @MataNajwa)

IDTODAY.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sama sekali tidak berarti pemerintah melarang masyarakat beribadah.

 “Pemerintah tidak melarang untuk beribadah, justru pemerintah melalui Kementerian Agama mendorong umat beragama untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah masing-masing,” kata Jokowi dalam rapat mengenai persiapan Idul Fitri 1441 Hijriah diIstana Merdeka Jakarta, sebagaimana dikutip dari Okezone.com (19/5).

Baca Juga:  Jokowi Sebut Mural Kebebasan Berpendapat, Said Didu: Sudah Diberangus 3 Bulan Lalu, Ke Mana Aje?

Bahkan, presiden Jokowi memerintahkan jajarannya nya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tidak adanya larangan beribadah untuk semua wilayah Indonesia, baik yang sedang menerapkan PSBB ataupun yang Non PSBB

“Saya minta betul-betul dijelaskan, diberi pemahaman, disosialisasikan bahwa pemerintah tidak melarang untuk beribadah,” jelasnya.

Sebagai sebuah rutinitas utama umat beragama di Indonesia, pemerintah tidak mungkin untuk melarang beribadah apalagi mencekalnya. Hanya saja,pemerintah menghimbau pelaksanaan ibadah tersebut tidak menyimpang dari protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:  Pondok Pesantren Se Indonesia Ikuti Maklumat MUI Tolak RUU HIP

“Yang kita imbau, kita atur adalah peribadatan sesuai protokol kesehatan dan anjuran ibadah di rumah yang bisa dilakukan bersama-sama, saya rasa sudah sering kita sampaikan,” tandas Jokowi.[Brz]