Kasus Covid-19 Bertambah Hampir Seribu Orang, Pengamat: Harusnya Bukan Melonggarkan Tapi Perketat

  • Whatsapp
Direktur Indonesia Political Review, Ujang Komarudin/Net
Direktur Indonesia Political Review, Ujang Komarudin/Net (Foto:Rmol.id)

Pada hari ini, Kamis (21/5) masyarakat dikejutkan dengan tambahan kasus positif virus corona baru (Covid-19) yang nyaris tembus ke angka seribu orang.

Sebagaimana yang disampaikan Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, tambahan kasus positif hari ini mencapai 973 orang. Angka ini mengakumulasi total kasus positif selama hampir 3 bulan terakhir menjadi 20.162 orang.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Jubir Satgas Jelaskan Alasan Banten-Aceh Jadi Provinsi Prioritas Penanganan Corona

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin berharap, data kasus corona hari ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk mengurungkan niat untuk tidak melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Harusnya bukan melonggarkan PSBB. Tapi memperketat,” ujar Ujang Komarudin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/5).

Jika PSBB dilonggarkan, Ujang mengaku khawatir dengan nasib masyarakat. Sebab bukan tidak mungkin bahwa potensi penularan akan terus terjadi dan semakin meningkat.

Baca Juga:  Sepakat, DPR dan Pemerintah Ganti RUU HIP Dengan RUU BPIP

Apalagi, lanjutnya, jika melihat kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah belakangan ini. Di mana masyarakat umur 45 tahun ke bawah telah diberikan keleluasaan untuk beraktivitas di luar rumah.

Disamping itu, akses transportasi yang tadinya ditutup baik di dalam kota maupun ke luar kota juga telah dibuka. Sehingga, potensi penularan dari orang tanpa gejala (OTG) juga semakin menambah beban pemerintah.

Baca Juga:  Selesai Jalani Pemeriksaan Soal Kasus Gus Nur, Refly Harun Dicecar 16 Pertanyaan

“Bukan tidak mungkin akan banyak lagi yang terpapar. Jika sudah begitu siapa yang akan bertanggung jawab,” tanya Direktur Indonesia Political Review (IPR) ini.

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.