Kebijakan Jokowi Dikritik JK Dan Said Aqil, Saiful Anam: Ibarat Kapal, Tinggal Tunggu Waktunya Tenggelam

Presiden RI, Joko Widodo saat mengumumkan susunan kabinetnya untuk periode 2019-2024/Istimewa
Presiden RI, Joko Widodo saat mengumumkan susunan kabinetnya untuk periode 2019-2024/Istimewa (Foto:Rmol.id)

Kritik keras kepada pemerintah terhadap kebijakan yang membingungkan dinilai sebagai ungkapan jujur yang disampaikan Ketum PBNU, Said Aqil Siradj.

“Said Aqil benar, ia kan selama ini bagian dari tokoh NU yang mendukung Jokowi-Maruf sedari awal. Tapi soal penanganan Covid-19, ia berkata jujur apa adanya,” ucap pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/5).

Baca Juga:  Kaesang Mampu Beli Saham Hampir Rp 100 Miliar Persekongkolan Bisnis atau Uang Tutup Borok Pengusaha?

Saiful meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mendengar kritikan orang-orang terdekatnya yang sudah mulai gerah dengan kebijakan yang berubah-ubah sehingga terkesan tidak tegas.

“Saya kira ini menjadi cambuk bagi Jokowi yang tidak tegas atas kebijakan yang diambilnya, dan mendapat sorotan tajam dari tokoh seperti Said Aqil dan JK,” urai Saiful.

“Ibarat kapal ini tinggal menunggu waktu kapan akan tenggelam, mengingat penumpangnya sudah pada teriak atas gaya-gaya nakhoda yang makin tidak jelas arahnya,” pungkasnya.

Baca Juga:  PDIP Tanggapi Pernyataan Gatot yang Kaitkan Pergantian Panglima TNI-Film G30S/PKI: Tak Mencerdaskan!

Sumber: rmol.id