Ketua BEM UI Protes Statuta: Bila Rektor Tak Respons, Kami Bawa ke Jokowi

Ketua BEM UI Protes Statuta: Bila Rektor Tak Respons, Kami Bawa ke Jokowi
Mahasiswa UI protes Statuta UI (Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)

IDTODAY.CO – Guru besar hingga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggelar unjuk rasa di Kampus UI Depok.

Jika aksi protes akan Statuta UI itu tak mendapat respons dari Rektor UI Ari Kuncoro, mereka mengancam akan melanjutkan aksi ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dan jika sampai aksi ketiga sampai di tengah derasnya hujan, baik rektor maupun DGB masih tidak memberikan respons atau tidak mendengarkan aspirasi mahasiswa. Kita akan mengekskalasikan gerakan, dan selanjutnya adalah ke Kementerian Pendidikan serta Presiden Jokowi,” tegas Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra, di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga:  Ruslan Buton Trending Lagi, Pernyataannya soal Penangkapan TKA China Viral

Rombongan mahasiswa UI itu menggelar long march mengelilingi kampus UI Depok dalam unjuk rasa itu. Mereka memprotes Statuta UI yang baru.

Leon mengungkapkan, aksi ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Namun, hingga kini belum ada respons dari pihak Rektorat.

“Aksi hari ini adalah aksi ketiga. Di mana aksi pertama dan aksi kedua masih belum ada respons dari rektor maupun DGB, (Dewan Guru Besar),” ujarnya.

Baca Juga:  Tito Karnavian: Secara Teori, Jenazah COVID-19 Paling Baik Dibakar

Leon mengatakan, aksi unjuk rasa ini bentuk kecintaan mahasiswa terhadap UI. Dia pun berharap Rektor UI segera merespons protes yang dilakukan mahasiswa hingga guru besar ini.

“Kita bisa lihat bahwa teman-teman yang berjuang di bawah hujan merupakan bukti kecintaan mahasiswa UI dan dosen kepada almamater,” sebut Leon.

Sumber: detik.com