Komisi III DPR: Memangnya Mahfud MD Tidak Punya Perumpamaan Lain?

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil/RMOL Artikel ini telah tayang di Rmol.id dengan judul "Komisi III DPR: Memangnya Mahfud MD Tidak Punya Perumpamaan Lain?", https://politik.rmol.id/read/2020/05/27/436602/komisi-iii-dpr-memangnya-mahfud-md-tidak-punya-perumpamaan-lain.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil/RMOL Artikel ini telah tayang di Rmol.id dengan judul "Komisi III DPR: Memangnya Mahfud MD Tidak Punya Perumpamaan Lain?", https://politik.rmol.id/read/2020/05/27/436602/komisi-iii-dpr-memangnya-mahfud-md-tidak-punya-perumpamaan-lain. (Foto: Rmol.id)

IDTODAY.CO – Membandingkan antara angka kematian kecelakaan lalu lintas dengan kematian akibat Covid-19 tak sepatutnya disampaikan Mahfud MD yang berstatus menteri Presiden Joko Widodo.

“Membangun semangat menghadapi pandemik mungkin bisa kita dengarkan, tapi membandingkan antara satu kematian dengan kematian lainnya itu menunjukkan seolah-olah pemerintah tidak tanggung jawab dengan kematian itu. Jadi, menganggap remeh menganggap enteng seolah-olah itu hal biasa,” kata anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/5).

Baca Juga:  Tanggapi Permintaan Maaf Nadiem, Muhammadiyah: Terima Kasih, Tapi Tawaran Kembali Agak Sulit Kami Terima

Nasir sepakat dengan pernyataan Mahfud jika masyarakat perlu dimotivasi agar mampu melawan Covid-19. Namun cara pembandingan angka kematian sangat disayangkan.

“Saya sependapat sebetulnya, saya bisa memahami. Tapi kalau kemudian Mahfud membandingkan soal itu, tidak pantas sebenarnya. Harusnya bisa dicari perumpamaan lain, atau perbandingan lain. Jangan kematian gitu loh,” imbuhnya.

Dari kacamata Nasir Djamil, saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai pasrah dengan keadaan dan tidak takut mati akibat kondisi apa pun. Sehingga, penempatan pernyataan Mahfud MD tersebut dirasa kurang tepat.

Baca Juga:  Denny Siregar Kritik Keras soal Harga Tes CPR, Politisi Demokrat Sindir: Dia Ganti Bohir Kayaknya

“Enggak ada takut-takutnya orang Indonesia mah, mana ada takut mati. Pasrah aja mereka melihat situasi ini. Pemerintah kita tidak mampu, ya sudah pasrah aja mereka,” tutupnya.

Sumber: Rmol.id