Kritik Konser Berbagi Kasih, Natalius Pigai: Harusnya Berbagi Kasih Dengan Pulsa Rp 100 Ribu Untuk Pengguna Ponsel

  • Whatsapp
Natalius Pigai: Sebagai Pejabat Negara, Pak Luhut Tak Punya HAM
Natalius Pigai saat menjabat Komisioner Komnas HAM, diwawancara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/7/2017).(Foto: KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)

MPR RI bersama dengan pemerintah dalam hal ini BPIP dan BNPB akan menggelar konser virtual Berbagi Kasih Bersatu Melawan Corona yang akan disiarkan langsung stasiun TVRI pukul 19.30 WIB, malam ini.

Acara tersebut mengundang artis kenamaan, diantaranya Bimbo, Judika, Rossa, Via Vallen, Baim dan artis serta musisi lainnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Jokowi Bicara Soal 7 Bulan Corona Melanda RI: Saya Ingin Menteri-Menteri Mencari Program yang Lebih Tepat Sasaran

Bukan hanya artis dan pimpinan MPR RI saja, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin juga diagendakan bergabung dalam konser tersebut.

Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, mengunggapkan rasa heran dengan acara konser bertajuk berbagi kasih tersebut.

“Berbagai kasih kok konser?” ujar Natalius Pigai di akun Twitter pribadinya, Minggu (17/5).

Natalius pun menyinggung Menteri Komunikasi dan Informasi, Johnny G. Plate yang turut mengkampanyekan konser berbagi kasih tersebut.

Baca Juga:  Waketum Gelora: Lidah Api Akan Tersulut Dari Kekeringan Hati Para Pemimpin

Bagi dia, konser tidak perlu dilakukan di tengah pandemik Covid-19. Sebaiknya, Menteri Johnny membuat kebijakan memberikan pulsa gratis bagi masyarakat yang harus bekerja dari rumah di tengah wabah.

“Menteri Infokom itu harusnya berbagi kasih dengan pulsa Rp 100 ribu/pengguna ponsel, dana CSR dikonversi ke pulsa gratis,” katanya.

“Kompensasinya kurangi pajak vendor. Itu baru namanya menteri berkualitas dan berkelas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Terkait Kedatangan 500 TKA China Saat Gelombang PHK, Politisi PAN: Rakyat Akan Marah

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.