Kubu KLB ke AHY: Kalau Ingin Bertemu Pak Moeldoko, Hubungi Langsung

AHY
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Jakarta, Senin (23/3/2021). AHY menyatakan bahwa Moeldoko saat ini mencari pembenaran atas kebohongan yang terus dilakukannya bersama kubu versi kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.(FOTO: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT)

IDTODAY.CO – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diminta menghubungi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko jika ingin bersilaturahmi.

Juru bicara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat kontra AHY, Muhhamad Rahmad, mengatakan, AHY bisa menjalin komunikasi secara langsung dengan Moeldoko.

“AHY sampaikan saja langsung ke Pak Moeldoko (jika ingin bertemu), jangan melalui media apalagi pesan berantai,” jelas Rahmad pada Kompas.com, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga:  Disebut Layak Jadi Jubir Jokowi, Johan Budi: Saya Sudah Pernah, Sebaiknya Orang Lain

Rahmad menyebut pertemuan kedua belah pihak baik AHY dan Moeldoko baik dilakukan, apalagi pada momen jelang bulan suci Ramadhan.

“Pertemuan dua tokoh yang saling berseteru apalagi jelang Ramadhan, itu kan baik dan bagus,” ungkapnya.

Jika terjadi pertemuan antar keduanya, Rahmad menilai hal tersebut akan menjadi contoh yang baik untuk masyarakat.

“(Pertemuan) Ini juga mewarisi tradisi kebangsaan dan keagamaan yang bisa diteladani generasi penerus,” imbuh dia.

Baca Juga:  Terkait Reshuffle 18 Menteri, Mensesneg: Itu Tidak Benar

Diberitakan sebelumnya, dalam program Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu (7/4/2021) malam, AHY mengajak Moeldoko untuk bertemu jika ingin mengerti lebih banyak tentang Partai Demokrat.

“Saya dari awal mengatakan kalau Pak Moeldoko ingin tahu lebih banyak tentang Partai Demokrat boleh kita ngopi-ngopi,” katanya.

Namun AHY meminta pertemuan tersebut dilandasi dengan semangat silaturahmi yang tidak membicarakan tentang KLB atau perebutan kekuasaan dalam partai politik.

Baca Juga:  Sanjung PAN, Megawati: Pasti Bisa Diajak Berjuang Bersama Mewujudkan Indonesia Maju

“Artinya ngopi-ngopi yang benar, jangan ngomongin KLB, jangan ngomongin perampasan partai politik,” sebut AHY.

Baca Juga: Jokowi Dituduh Ikut Campur Kudeta Partai Demokrat, Kamhar Lukmana: Lihat Saja Jejak Digitalnya, Salah Alamat Tuh yang Ngelaporin

Sumber: kompas.com