Mahfud MD Sebut Korban Kecelakaan Lebih Tinggi dari Corona, Pengamat: Dia Tertular Dungu

  • Whatsapp
Menko Polhukam Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) menjawab pertanyaan wartawan seusai menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di gedung KPK, Jakarta, Senin (2/12/2019). Mahfud MD menyerahkan LHKPN setelah menjabat Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dalam Kabinet Indonesia Maju. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama)

IDTODAY.CO – Menteri Koordinator Politik politik, hukum dan Pertahanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas dan penyakit diare lebih tinggi ketimbang angka kematian akibat Virus Corona.

Ia pun meminta masyarakat tak terlalu risau dengan Covid-19. Ia merinci bahwa angka kematian Virus Corona di Indonesia, sejak 1 Januari hingga akhir April 2020, rata-rata 17 kasus dalam sehari.

“Sementara angka kecelakaan lalu lintas itu 9 kali lebih banyak dari Corona,” kata Mahfud dalam sambutannya di acara Halal bi Halal IKA UNS yang disiarkan di kanal Youtube Universitas Sebelas Maret, Selasa (26/5).

Menanggapi pernyataan tersebut, pengamat politik Muhammad Huda mengatakan Mahfud MD telah tertular dungu.

Baca Juga:  Tangkal Hoax Covid-19, Bamsoet Minta Sekolah Ajari Siswa Bernalar Kritis

“Mahfud MD tertular dungu atas pernyataan korban kecelakaan lebih banyak dari corona,” kata Muhammad Huda sebagaimanamana dikutip dari Suaranasional.com, Rabu (27/5/2020).

Huda berpendapat, pernyataan Mahfud itu sangat menyepelekan para petugas medis yang berjuang di garda terdepan dalam menangani corona.

“Pernyataan Mahfud itu menyepelepekan corona dan petugas medis,” tegasnya.

Bahkan menurut Huda, dalam perspektif politik, pernyataan Mahfud MD seolah sinyal kebijakan pemerintah menerapkan herd immunity dalam menghadapi corona.

“Nantinya warga akan kebal sendirinya dengan virus corona setelah banyak korban. Corona akan dianggap seperti flu biasa yang terpenting imunitas dari setiap warga,” pungkas Huda.[Brz]

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.