Menag Geser Hari Libur Keagamaan, Fadli Zon: Aneh, Kurang Faedah dan Kurang Kerjaan

  • Bagikan
Menag Geser Hari Libur Keagamaan, Fadli Zon: Aneh, Kurang Faedah dan Kurang Kerjaan
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon/JITUNEWS/Latiko A.D

IDTODAY.CO – Keputusan Kemenag RI menggeser hari libur keagamaan memperoleh respons yang kurang baik dari sejumlah tokoh politik.

Seperti diketahui, Kemenag RI mengganti hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi hari Rabu, 20 Oktober 2021. Langkah ini diambil guna mencegah timbulnya kasus baru Covid-19.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid tak sepakat jika hari libur Maulid Nabi digeser. Dia hanya meminta pemerintah memastikan protokol kesehatan ditaati oleh masyarakat.

“Jangan geser libur Maulid 1443 H. Tetap waspada, dengan taati Prokes,” tulisnya di akun Twitter @hnurwahid.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menilai kebijakan Kemenag RI menggeser hari libur keagamaan terkesan aneh dan tak berfaedah.

“Aneh-aneh aja menggeser hari libur keagamaan, kurang faedah dan kurang kerjaan,” cuitnya lewat akun Twitter @fadlizon, Sabtu (16/10).

Anak buah Prabowo Subianto itu juga mempertanyakan kembali kapasitas Yaqut selaku Menag. “Apa cuma itu bisanya?,” ujar Fadli Zon.

Sekadar informasi, penggantian hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW tercantum dalam Keputusan bersama Menag, Menaker, dan Menpan RB No 712, 1, dan 3 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB No 642, 4, dan 4 tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Sumber: jitunews.com

  • Bagikan