Minta Kemenristek Kembali Jadi Kemenristekdikti, Bambang Brodjonegoro Ngaku Usulannya Tidak Digubris

  • Whatsapp
Minta Kemenristek Kembali Jadi Kemenristekdikti, Bambang Brodjonegoro Ngaku Usulannya Tidak Digubris
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro. (Foto: jitunews.com)

IDTODAY.CO – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) atau Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro membongkar sejumlah fakta terkait BRIN. Ia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres terkait BRIN pada Maret 2020 yang lalu. Namun sayangnya, hampir setahun Perpres tersebut tidak diundangkan oleh Kemenkumham.

“Ya kebetulan saya tidak terlalu favour cara itu sehingga ya akhirnya deadlock selama setahun, perpres itu tidak pernah keluar. Sampai akhirnya karena sudah setahun tentunya saya harus sampaikan bahwa ini tidak mungkin lagi diteruskan karena akan sangat sulit kementerian tanpa organisasi, sehingga akhirnya keputusannya dipisah,” ujarnya dalam diskusi virtual bertajuk Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi, Minggu (11/4/2021).

Baca Juga:  Citra Jokowi Dipertaruhkan Dalam Debat Terbuka Belva "Versus" Bima Yudistira

Bambang Brodjonegoro menerima dengan lapang hati keputusan penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud. Namun ia mengaku punya pandangan tersendiri terkait keberadaan BRIN.

Ia mengaku mengusulkan agar Kemenristek tetap berdiri sendiri. Selain itu, ia mengusulkan agar Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) kembali menjadi bagian dari Kementristek sehingga menjadi Kemenristekdikti seperti periode pertama kepeiminan Jokowi 2014-2019. Menurutnya, Kemenristekdikti adalah kombinasi yang tepat lantaran pendidikan tinggi sangat berkaitan dengan riset.

Namun sayangnya, Kemenristek digabungkan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dimana saat ini Dikti juga berada dibawah Kemendikbud.

“Tapi rupanya usulan saya bukan usulan yang diambil, keputusan yang diambil adalah yang digabungkan ke Kemendikbud, karena Dikti ada di sana. Dikti tidak dikeluarkan tetap di disitu (Kemendikbud) dan Kemenristek yang akan gabung dengan Kemendikbud,” jelasnya.

Baca Juga:  Minta Komisi III Kirim Surat Soal RKUHP, Yasonna : Saya Nggak Bisa Ambil Inisiatif Sendiri

Baca Juga: Pendaftaran Merek PD Dinilai Memalukan, Kubu Moeldoko: Syarif Hasan Diduga Jerumuskan SBY

Sumber: jitunews.com

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.