Pendaftaran Atas Nama SBY, Partai Demokrat Sebut untuk Hadapi KLB Kubu Moeldoko

  • Whatsapp
SBY
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto: Jitunews/Rezaldy)

IDTODAY.CO – Partai Demokrat angkat bicara soal pendaftaran merek partai atas nama pribadi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Anggota Tim Advokasi DPP Partai Demokrat, Mehbob, mengatakan bahwa pendaftaran tersebut untuk menghadapi ketidakpastian keputusan Kemenkumham terkait kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang.

“Benar ada pendaftaran logo Partai Demokrat yang dilakukan oleh Tim Hukum DPP, mengatasnamakan Pak SBY selaku penggagas Partai Demokrat. Kami daftarkan logo tersebut untuk menghadapi ketidakpastian saat itu, sebelum ada keputusan dari Menkumham berupa penolakan memproses berkas permohonan para pelaku KLB ilegal Sibolangit pada tanggal 31 Maret 2021,” kata Mehbob dalam keterangannya, Selasa (13/4).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Jokowi Bentuk Tim Tagih BLBI, Iwan Sumule: Negara Mau Bangkrut Tapi Masih Saja Halu

Mehbob mengatakan bahwa merek partai sudah didaftarkan pada 2007 di Kemenkumham di klasifikasi merek kelas 41. Partai Demokrat ingin mengubah klasifikasi mereknya di kelas 45. Oleh karena itu, guna melengkapi administrasi pendaftaran maka kembali mendaftar atas nama SBY.

“Logo Partai Demokrat sendiri selama ini sudah terdaftar di kelas 41 (sejak 2007), yakni salah satunya layanan pendidikan dan layanan pengajaran. Pendaftaran baru-baru ini untuk melengkapi secara administrasi terkait dengan logo Partai Demokrat pada kelas yang tepat, yakni kelas 45 tentang organisasi pertemuan politik,” ujarnya.

Baca Juga:  Komitmennya Pada Pendidikan Terbukti, Tepat Jika Jokowi Ganti Nadiem Dengan Kader Muhammadiyah

“Kedua, untuk melengkapi administrasi pendaftaran pada kelas 45 ini, kami tarik permohonan yang lalu, dan sudah kami gantikan dengan berkas administrasi yang baru, setelah mendapatkan masukan terkait dengan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan,” lanjut Mehbob.

Mehbob mengatakan pendaftaran tersebut sebagai langkah mencegah pihak luar menggunakan merek dan logo Partai Demokrat.

“Ketiga, pendaftaran juga dilakukan sebagai langkah hukum untuk mencegah pihak-pihak lain di luar Partai Demokrat yang selama ini secara melawan hukum menggunakan merek dan logo Partai Demokrat. Kepada mereka tersebut, kami dalam waktu dekat akan melayangkan somasi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Anggaran Covid-19 Naik Hingga Rp 905,1 Triliun, Nasir Djamil: Suka-suka Pemerintah Aja Lah

Baca Juga: Bocorkan Reshuffle Kabinet, Ngabalin: Umpama di Luar Dugaan, ya Itulah Jokowi

Sumber: jitunews.com

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.