PPP Ungkap Rencana Besar dengan PKS dan Golkar, Koalisi Partai Hadapi Pilpres 2024

  • Bagikan
PPP Ungkap Rencana Besar dengan PKS dan Golkar, Koalisi Partai Hadapi Pilpres 2024
Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. (Foto: pojoksatu.id)

IDTODAY.CO – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengungkapkan rencana besar di balik pertemuannya dengan Partai Golkar dan PKS dalam kurun waktu berdekatan.

PPP tak menampik dua pertemuan politik dengan elite Partai Golkar dan PKS bagian dari ancang-ancang dalam mempersiapkan tokoh untuk diusung pada Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Jendral (Sekjen) PPP Arwani Thomafi dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga:  Resmi, Presiden Jokowi Bubarkan 18 Tim Kerja, Badan, dan Komite

“Apakah silaturahim politik untuk mengusung tokoh dalam Pemilu 2024? Kami tak akan menyangkal sedang menyiapkan Pemilu 2024 dari jauh-jauh hari, sejak sangat dini,” ucapnya.

“Tetapi kami tetap berpegang pada prinsip bahwa kita tak boleh salat subuh di waktu isya,” lanjut Arwani.

Kendati begitu, Arwani Thomafi, menegaskan bahwa partai berlambang Kakbah itu tidak terburu-buru.

Terlebih dahulu PPP dalam pertemuannya dengan kedua parpol, mengawali lebih dulu dengan persamaan visi.

Baca Juga:  Soal Maklumat Selamatkan RI Oleh KAMI, NasDem: Pemerintah Butuh Lawan Tanding Agar Kebijakannya Semakin Prima

“Silaturahmi dengan partai politik ini pada dasarnya ingin membangun persahabatan politik dan menyamakan visi dalam merawat Indonesia,” tuturnya.

Arwani mengaskan silaturahmi dengan parpol lain menjadi bagian komitmen PPP menguatkan peradaban politik berintegritas.

Itu yang berbasis mencari titik temu dengan tujuan utamanya merawat Indonesia dan meneguhkan demokrasi.

“Peradaban politik tentu tidak bisa dibangun dengan sendirian harus melalui silaturahim,” jelas Arwani

Baca Juga:  Presiden Apresiasi Konser Solidaritas Bersama Jaga Indonesia

“Sejarah perjalanan PPP telah menunjukkan kerja sama politik dilakukan baik dengan sesama partai politik Islam maupun partai nasionalis. Ikatannya adalah visi dalam melihat Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melakukan pertemuan di DPP, PKS, Rabu (14/4).

Salah satu hasil dalam pertemuan itu, Partai Pimpinan di bawah Ahmad Syaikhu dan Suharso Monoarfa itu sepakat membentuk koalisi Partai Islam di Pilpres 2024.

Baca Juga:  Sindir Pemerintah, Refly Harun: Pemimpin Yang Dewasa Itu Mendengar Kritik

“Kita sepakat antara PKS dan PPP membentuk koalisi Partai Islam untuk menghadapi Pilpres 2024,” kata Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

Sebelum itu juga, Ketua Umum (Ketum) PPP Suharso Monoarfo melakukan kunjungan ke Kantor DPP Partai Golkar, pada Selasa (30/3/2021) malam.

Usai menggelar rapat, petinggi dua kubu partai itu memberikan keterangan pers kepada awak media terkait dengan hasil rapat tersebut.

Baca Juga:  Soroti UU Ciptaker, Said Aqil Siradj: Kepentingan Buruh Dan Rakyat Kecil Harus Kita Jamin

“Dalam rapat tadi kami membahas di antaranya, tentang pengurus baru partai PPP, ini tamu partai politik pertama kami,” kata Ketum Golkar, Airlangga Hartarto kepada wartawan dalam kesempatan itu.

Baca Juga: Jadi Menteri Investasi, Ahok Bikin Jokowi dalam Bahaya Besar

Sumber: pojoksatu.id

  • Bagikan