Prabowo dan Megawati Bertemu di Istana, Habiburokhman: Kemungkinan Koalisi Gerindra-PDI-P Sangat Terbuka

Prabowo dan Megawati Bertemu di Istana, Habiburokhman: Kemungkinan Koalisi Gerindra-PDI-P Sangat Terbuka
Presiden Indonesia ke-5 Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri (tengah) berswafoto bersama Ketua DPR Puan Maharani (kanan) dan Menteri Pertahanan Prabowo Soebianto (kiri) seusai prosesi Pengukuhan Guru Besar, di Aula Merah Putih, Universitas Pertahanan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021). Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan (guru besar tidak tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.(ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)

IDTODAY.CO – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman mengungkapkan, kemungkinan partainya koalisi dengan PDI-P untuk Pemilu 2024 sangat terbuka.

Hal tersebut disampaikannya untuk menyikapi pertemuan antara Ketua Umun Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani di Istana, Rabu (17/11/2021).

“Soal kemungkinan koalisi di 2024 sangat terbuka sekali, PDI-P dan Gerindra punya sejarah pertemanan yang panjang,” kata Habiburokhman saat dihubungi, Minggu (21/11/2021).

Anggota Komisi III DPR itu mengatakan, Prabowo sudah akrab dengan Megawati maupun Puan sejak lama.

Baca Juga:  PDIP Dorong Paslon yang Diusungnya Lakukan Kampanye Melalui Virtual

Kedekatan dan keakraban itu, kata Habiburokhman, bahkan diiringi dengan canda tawa ketika ketiganya bertemu.

Terkait politik, Habiburokhman mencontohkan bagaimana Gerindra dan PDI-P sempat bekerja sama dalam kontestasi Pemilu.

Gerindra dan PDI-P juga diakuinya pernah berbeda pandangan politik, tetapi tak saling bermusuhan.

“Kami pernah kerja sama di (Pemilu) 2009 dan pernah berbeda pilihan di 2014 dan 2019, tetapi kami tidak pernah bermusuhan secara ideologi dengan mereka,” ucapnya.

Oleh karena itu, Habiburokhman menilai pertemuan di Istana Kepresidenan itu sebagai bentuk silaturahmi yang terus dijaga Prabowo dengan tokoh politik lainnya.

Baca Juga:  Luhut: Saya Mesti Mengaku Tenaga Kerja Asing Dibutuhkan!

Namun, Habiburokhman mengaku belum bertemu dengan Prabowo sehingga belum mengetahui persis, isi dari pertemuan tersebut.

“Pertemuan tersebut adalah bentuk silaturahmi yang amat baik seperti yang selama ini selalu terjaga,” imbuh dia.

Habiburokhman mengaku enggan mengaitkan lebih jauh pertemuan itu dengan situasi politik di 2024.

Ia mengajak semua pihak menikmati kebersamaan antara Gerindra dan PDI-P dalam koalisi pemerintahan Presiden Jokowi untuk melayani masyarakat.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengungkapkan adanya pertemuan antara Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Rabu (17/11/2021).

Baca Juga:  Pak Jokowi, Ganti Saja Menteri Yang Tidak Jelas, Jangan Basa-basi Terus

Pertemuan itu terjadi di Istana Negara. Namun, Hasto tak membeberkan apakah pertemuan itu dilakukan sesudah atau sebelum pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

Hasto mengatakan, pertemuan itu membahas seputar politik kebangsaan dan berbagai dinamika politik nasional.

Sumber: kompas.com