Puan: Hampir Seluruh Perhatian DPR untuk Penanggulangan Covid-19

  • Whatsapp
puan maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani (Istimewa)

Ketua DPR Puan Maharani menyebutkan sepanjang masa persidangan III DPR sejak 30 Maret-12 Mei 2020 lalu, DPR fokus pada upaya untuk menanggulangi Covid-19 dan dampak-dampaknya.

Menurut Puan, pandemi Covid-19 di Indonesia telah berdampak luas terhadap seluruh sendi kehidupan rakyat dan juga telah berdampak dalam penyelenggaraan negara.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Kolaborasi Bareng China Cs Ciptakan Vaksin, Luhut: Indonesia Dianggap Prospektif

”Pandemi Covid-19 telah menghadirkan ancaman serius terhadap kesehatan rakyat, perekonomian nasional, dan kesejahteraan rakyat,” kata Puan dalam Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III, Selasa 12 Mei 2020 lalu.

Puan mengatakan, hampir seluruh perhatian DPR dalam melaksanakan fungsi pengawasan, anggaran, dan fungsi legislasi diarahkan dalam upaya penanggulangan Covid-19 dan dampaknya.

Total ada 150 rapat yang sebagian besar fokus pembahasan berkaitan dengan penanggulangan Covid-19 dan dampaknya.

Baca Juga:  Mumtaz Sebut PAN Reformasi Adalah PAN Halusinasi, Loyalis Amien Rais: Mumtaz Panik Tingkat Dewa

Puan mengatakan, negara dan pemerintah harus hadir dalam menyelamatkan rakyat dari ancaman krisis kesehatan, ancaman krisis ekonomi, dan ancaman krisis kesejahteraan, dengan melakukan upaya, kebijakan, dan program penanggulangan Covid-19 dan dampaknya, yang meliputi penguatan kapabilitas di bidang kesehatan, pemulihan dan pemberdayaan ekonomi, serta menjaga derajat kesejahteraan rakyat tetap dalam kondisi yang baik.

DPR akan terus melakukan monitoring, evaluasi, pendalaman, dan penajaman atas pelaksanaan dari program penanggulangan Covid-19 dan dampaknya, melalui fungsi pengawasan, anggaran dan fungsi legislasi.

Baca Juga:  PP Muhammadiyah Turut Bersuara Soal Kolase Foto Ma'ruf Amin-'Kakek Sugiono': Polisi Harus Usut Tuntas Pelakunya

“DPR juga ikut bergotong royong dalam mendukung dan mempercepat upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 yang merupakan kerja bersama lintas partai. Satgas ini bertujuan untuk membangun sinergi dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, rumah sakit atau puskesmas di daerah,” tuturnya.

Menurut dia, pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN 2020 yang memrioritaskan pada penguatan alokasi anggaran program di bidang kesehatan, perlindungan sosial, dan pemulihan ekonomi.

Baca Juga:  Refly Harun Sebut RUU HIP Akan Jadikan Pancasila Alat Gebuk Pemerintah

DPR memberikan perhatian pada realokasi anggaran dan program di setiap kementerian/lembaga agar penyelenggaraan pemerintahan dan negara tetap dapat berlangsung dengan baik dalam melindungi rakyat, memajukan kesejahteraan rakyat, dan dalam menjalankan pelayanan umum pemerintahan.(Baca juga: Perppu Corona Bisa Jadi Solusi Komprehensif di Tengah Keterbatasan)

Secara khusus, DPR juga memberikan perhatian terhadap alokasi anggaran dan program penanggulangan Covid-19 dan dampaknya, yaitu peningkatan kesehatan masyarakat, penguatan perlindungan sosial, serta penguatan dan pemulihan ekonomi.

Baca Juga:  Tidak Meminta Maaf, Luhut Ngotot Tuntut Said Didu ke Jalur Hukum

Sumber: sindonews.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.