Rocky Gerung Jelaskan Amanat Konstitusi Pada Presiden: Cerdaskan Kehidupan Bangsa, Pelihara Fakir Miskin

Rocky Gerung
Rocky Gerung. Foto: IG Rocky Gerung.

IDTODAY.CO – Rocky Gerung menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai satu-satunya partai yang istiqomah kebijakan pemerintah. Iapun memberikan apresiasi terhadap partai tersebut atas perannya menjaga kedaulatan konstitusi.

Menurutnya, PKS satu-satunya partai yang selalu memperjuangkan kecerdasan kehidupan bangsa dengan menyuarakan kepatuhan terhadap institusi pada Para pemilik otoritas.

“PKS berulang kali diingat agar memerintah kembali ke amanat konstitusi. Yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, ”kata Rocky Gerung di akun YouTube Trilogi TV, baru-baru ini sebagaimana dikutip dari Pojoksatu.id (1/6/2020).

Baca Juga:  Terkuak di Mana Menkes Terawan Jelang New Normal, Najwa Shihab Beri Pesan, 'Tiap Diundang Ditolak'

“Itu yang diulang-ulang tetapi tidak masuk di kepala pemerintahan,” jelasnya.

Kemudian,Rocky Gerung mengatakan virus Corona telah menampakan dengan jelas sikap otoriter pemerintah dalam menerbitkan kebijakan.

“Bukannya perangai dalam kebijakan tapi sikap otoriternya,” tutur dia.

Ia lalu mencontohkan “hal buruk” yang menimpa orang-orang yang mengkritisi kebijakan pemerintah dalam pengelolaan Covid-19.

“Beberapa orang mengeluarkan otoritas karena mengkritisi pemerintah,” imbuhnya

Rocky mengaku selalu bersemangat kalau ada dalam forum PKS karena selalu dalam komunikasi akal sehat.

Baca Juga:  Yandri Susanto: PAN Belum Dapat Informasi Kapan Reshuffle Akan Dilakukan

PKS dinilai selalu ingin mengevaluasi bangsa ini dengan parameter konstitusi, yakni kecerdasan bangsa dan kondisi fakir miskin.

“Cuma dua itu yang diperintahkan konstitusi untuk presiden. Cerdaskan kehidupan bangsa, pelihara fakir miskin,” ucapnya.

Rocky menegaskan, kalau dibuat sinopsis per hari ini, kecerdasan kita merosot, fakir miskin bertambah.

“Jadi itu problem utama,” katanya.

Di dalam kemerosotan kecerdasan, sambungnya, tentu ada

Baca Juga:  Relawan Jokowi: Ya Repot, Kalau Erick Thohir Nggak Siap Dicopot

Ua melihat adanya kegagalan pendidikan yang terindikasi dari merosotnya akal sehat dan bertambahnya kemiskinan pasti ada kesalahan kebijakan.

“Saya ingin bersahabat terus dengan PKS. Ada pepatah mengatakan buku dan teman cukup sedikit saja, yang penting bagus,” katanya.

“Nah PKS ini satu dari yang sedikit itu,” pungkasnya.[Brz]