Rocky Gerung Ungkap Pemberontakan Diam-diam Gatot Nurmantyo Cs

  • Whatsapp
Rocky Gerung
Rocky Gerung. (pojoksatu.id)

IDTODAY.CO – Sejumlah politisi, baik dari kelompok oposisi maupun dari lingkar pemerintah, berbondong-bondong ke RSPAD Gatot Subroto pada Rabu (14/4).

Mereka yang datang yakni anggota Komisi IX DPR, pimpinan DPR, hingga tokoh politik seperti Aburizal Bakrie, Sudi Silalahi, dan Gatot Nurmantyo.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Gugat Perppu 1/2020, Politisi PDI-P Dapat Apresiasi Dan Dukungan Banyak Pihak

Mereka datang ke RSPAD Gatot Subroto untuk diambil sampel darah dalam rangkaian vaksin nusantara.

Bagi ahli filsafat Rocky Gerung, peristiwa ini menarik perhatian. Sebab kini seolah ada dua versi vaksin yang beredar di Indonesia.

“Ini menarik karena ada dua vaksin. Vaksin oligarki dan vaksin oposisi nih,” ujarnya dalam wawancara yang dipandu wartawan senior Hersubeno Arief dan diunggah di akun YouTube, Rocky Gerung Official, Kamis (15/4).

Baca Juga:  35 Ribu Lebih TKI Bakal Kembali Ke Tanah Air, Ini Kata Jokowi

Secara teknis vaksin nusantara memang masih problematis baik secara metode, maupun perizinan.

Sementara langkah para politisi yang “mengantre” untuk ikut vaksin nusantara mengindikasikan adanya sesuatu.

“Terlihat bahwa ada semacam pemberontakan diam-diam untuk tidak menerima vaksin lain selain vaksin nusantara. Itu sikap dan sinyal bahwa kita perlu mandiri di dalam riset tentang vaksin itu,” tegasnya.

Perlawanan Politik

Bagi Rocky, penerimaan publik terhadap vaksin nusantara terbilang logis. Sebab, vaksin itu diuji dalam ruang sosiologis dan ekologi komunitas sendiri.

Baca Juga:  Rizal Ramli: Kok Nggak Kapok-kapok Dengan Pujian Gombal Bank Dunia?

Hal ini serupa dengan Vaksin Sinovac yang disebut sangat layak dengan lingkungan di China. Kemudian vaksin ini mulai dikembangkan untuk wilayah yang memiliki genetik sama.

“Terlepas dari itu semua, ada semacam perlawanan politik. Kok tokoh-tokoh politik pamer (divaksin nusantara). Sama dulu istana ‘Kami Pancasila’. Sekarang ‘Kami Vaksin Nusantara’,” tuturnya.

“Mbalelonya tokoh politik ini sinyal dia tidak percaya kebijakan pemerintah. Jadi sebetulnya dia mau bilang stop vaksinasi, pakai vaksin nusantara,” demikian Rocky Gerung.

Baca Juga:  Suap Hilang Jika Janji Palsu Jokowi Online Sistem Terwujud Efektif!

Baca Juga: Abdullah Hehamahua Menyebut Bertemu Jokowi Layaknya Musa mendatangi Firaun, Begini Komentar PA 212

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.