Siapa Pengganti Andika Sebagai KSAD, Lodewijk Paulus: Calonnya Ada 16

Siapa Pengganti Andika Sebagai KSAD, Lodewijk Paulus: Calonnya Ada 16
Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus/RMOL

IDTODAY.CO – Jenderal TNI Andika Perkasa tinggal menunggu rapat paripurna pengesahan DPR RI dan pelantikan dirinya oleh Presiden sebagai Panglima TNI. Dengan begitu, posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang ditinggal Andika harus diisi.

Terkait hal itu, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus buka suara soal siapa yang akan mengisi posisi KSAD. Menurut mantan Danjen Kopassus ini, penentuan KSAD akan dipilih oleh Panglima TNI melalui proses Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

Baca Juga:  Ki Gendeng Pamungkas: Yang Membela Cina Itu Pengkhianat Bangsa

“Calonnya ada berapa, ada 16 bayangin, ada 16 bintang tiga seluruhnya di TNI dari Angkatan Darat,” kata Lodewijk kepada wartawan usai fit and proper test Andika Perkasa di DPR RI, Sabtu (6/11).

Dari 16 jenderal bintang tiga ini, dikatakan Lodewijk tinggal ditelaah dari tahun lulus Akademi Militer (Akmil). Misalnya, ia memberi contoh, angkatan 87, angkatan dari Marsekal Hadi Tjahjanto, rata-rata yang masa dinasnya sudah memasuki purna.

Baca Juga:  Sindir Pengunjuk Rasa, Luhut: Ini Birahi-Birahi Politik Yang Tidak Paham

Lalu angkatan 87 Jenderal Andika Perkasa, yang rata-rata masa dinasnya tersisa satu tahun. Kemudian angkatan 88 seangkatan dengan KSAL Laksamana Yudo Margono dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dengan sisa kedinasan dua tahun. Kemudian angkatan yang lebih muda ialah 89, satu letting dengan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Eko Margiyono.

Dari penjabaran dan gambaran angkatan dan masa dinas ini, menurut Lodewijk tinggal dilihat, apakah KSAD nantinya akan dipersipkan sebagai Panglima TNI ke depannya, atau tidak. Namun menurutnya, KSAD diberikan kepada perwira tinggi muda dari sisi angkatan.

Baca Juga:  Tito Karnavian Usulkan Isu Sentral Debat Pilkada 2020 Seputar Strategi Penanganan Covid-19

“Ya tinggal itu yang saya sampaikan tadi itu, kira-kira siapa calonnya tinggal dilihat lagi. Tinggal kira-kira orientasinya ke mana. Apakah dia disiapkan juga sebagai panglima TNI juga atau tidak. Kalau disiapkan ya, harus cari yang muda, kan gitu kira-kira,” tandas Lodewijk.

Sumber: rmol.id