Soal Peluang Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024, Mardani: PKS Akan Berusaha Mengusung Kader Sendiri

Mardani Ali Sera
Ketua DPD PKS, Mardani Ali Sera (Foto: Tirto)

IDTODAY.CO – Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki peluang untuk maju pada pilpres 2024. Meski begitu, kata Muzani, pihaknya tidak akan mengambil keputusan dengan terburu-buru.

“Tentang pencalonan presiden Pak Prabowo sekali lagi meminta agar segenap kader Partai Gerindra bersabar, hingga pada saatnya nanti kita akan mengambil keputusan yang terbaik,” kata Muzani dalam keterangannya dalam akun Instagram resmi Partai Gerindra, Rabu (10/6). Seperti dikutip dari kumparan (11/06/2020). 

Baca Juga:  PAN Berharap Jokowi Mulai Jalin Komunikasi Soal Kursi Kabinet

“Jika beliau (Prabowo) sehat, jika kader meminta, jika rakyat mengharapkan, tentu saja ini akan menjadi cara berpikir beliau, untuk mengambil keputusan pada waktu yang tepat,” imbuhnya.

Menyikapi hal itu, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, mengatakan selama Prabowo masih memenuhi persyaratan sebagai capres, tak ada salahnya maju kembali. Apalagi, kata dia, setiap orang memiliki hak untuk membangun bangsa.

Baca Juga:  Melalui Gerak BS, Ketua MPR Beri Sembako ke Guru Ngaji Dan Pengurus Musholla Di Bekasi

“Selama memenuhi syarat monggo. Haknya Pak Prabowo dan semua tokoh terbaik negeri untuk maju. Selama niatnya membangun negeri kita dorong dan apresiasi,” kata Mardani saat dihubungi, Kamis (11/6).

Akan tetapi, Mardani, mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya untuk mencalonkan capres dari kader sendiri. Meski saat ini, PKS masih akan membahas siapa kader yang layak maju dalam pilpres 2024.

“PKS akan membuat keputusan melalui Majelis Syuro. Tiap partai selalu berusaha memajukan kadernya,” ucapnya. 

Baca Juga:  Desak Sri Mulyani Mundur, Iwan Sumule: Tak Ada Harapan

“Tahun 2024 PKS akan berusaha mengusung kadernya sendiri. Tapi PKS belum akan memutuskan dalam waktu dekat.”

Lebih lanjut, Mardani mengatakan bahwa tidak menutup kemungkina partainya akan berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden.

“Tapi peluang koalisi dengan partai lain untuk memajukan Indonesia tetap terbuka,” tandas dia.[Aks]