Surat Terbuka Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara ke Jokowi: Bila tidak Mundur, Kemungkinan akan Terjadi Revolusi

  • Whatsapp
Ruslan Buton
Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara, Ruslan Buton

Tidak menutup kemungkinan adanya revolusi rakyat jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mundur dari jabatannya.

“Bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat,” kata Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara Ruslan Buton dalam surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  KPK Tak Hanya Sekali Gagal Penggeledahan, ICW Nilai Dampak Buruk UU KPK Baru

Kata Ruslan Buton, Jokowi mundur dari jabatannya untuk menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Sebelum kedaulatan negara benar benar runtuh dan dikuasai asing terutama Cina Komunis,” jelasnya.

Ruslan Buton mengatakan, berbagai kebijakan Presiden Jokowi selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini.

Baca Juga:  Aktivis Mahasiswa: Tak Bisa Atasi Corona & Masalah Bangsa, Jokowi Mundur Saja

“Suka atau tidak suka, di era kepemimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara, atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak saudara fahami atau mungkin karena saudara telah tersandera oleh kepentingan elit politik,” jelasnya.

Menurut Ruslan Buton, lengsernya Jenderal Besar Suharto, bisa menjadi sebuah acuan atau referensi Presiden Jokowi mengundurkan diri.

Baca Juga:  Setuju Pembahasan Ditunda, PDI Perjuangan Tetap Beharap RUU HIP jadi Undang-undang

“Sebagai seorang negarawan, beliau dengan legowo menyatakan mundur dari tahta Kepresidenan demi menghindari pertumpahan darah sesama anak bangsa,” pungkasnya.

Sumber: suaranasional.com

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.