Survei Capres: Dirajai Anies Baswedan, Prabowo Melorot, Moeldoko Nol Suara

  • Bagikan
Survei Capres: Dirajai Anies Baswedan, Prabowo Melorot, Moeldoko Nol Suara
Prabowo dan Anies Baswedan. (Foto: fajar.co.id)

IDTODAY.CO – Tingkat elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, semakin tak terkejar meninggalkan nama-nama lain yang juga disodorkan ke publik terkait Pilpres 2024.

Berikut adalah hasil survei terbaru Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) terhadap tingkat keterpilihan tokoh potensial untuk Pilpres 2024. Survei dilaksanakan pada 10-22 Maret dan berlanjut sampai 4 April untuk tabulasi dan analisis.

Survei melibatkan 1.200 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sampling error 2,50%, dengan tingkat akurasi data 97%.

Baca Juga:  Pejabat PT Pelni Dicopot karena Pengajian, Fadli Zon: Bentuk Tindakan Islamophobia

Dari 20 tokoh, posisi paling atas ditempati Anies Baswedan. Ada juga nama Kepala Staf Presiden, Moeldoko yang disodorkan ke publik. Hasilnya 0 suara.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah menjabarkan, Anies Baswedan mendominasi dengan 15,8%, disusul Ganjar Pranowo 12,6%, Sandiaga Uno 9,5%, Ridwan Kamil 7,9%, AHY 7,1%.

Dimana nama Menteri Pertahananan dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto? Menjadi sosok dominan (setelah Jokowi) di dua Pilpres lalu justru tidak menggaransi posisi Prabowo aman di posisi teratas.

Baca Juga:  Pendaftaran Merek PD Dinilai Memalukan, Kubu Moeldoko: Syarif Hasan Diduga Jerumuskan SBY

Faktanya, Prabowo sedang tidak mendominasi dalam catatan IPO. Mantan Danjen Kopassus itu hanya meraup 5,7 persen suara di bawah Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

“Ada juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian 4,5 persen, Ketua DPP PKS Ahmad Saikhu 3,8 persen, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan 2,3 persen dan Ketua DPR Puan Maharani 1,6 persen,” terang Dedi Kurnia Syah dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Baca Juga:  Jokowi: Waspada Bencana Bisa Terjadi Kapan Saja

Selanjutnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto 1,5 persen, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj 0,9 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Inda Parawansa 0,8 persen, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan 0,7 persen dan Gatot Nurmantyo 0,5 persen.

Wakil Presiden Maruf Amin 0,5 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen, Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa 0,0 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 0,0 persen dan Kepala KSP Moeldoko 0,0 persen.

Baca Juga:  Omnibus Law Uji Formil di MK, Yusril Ihza Mahendra: Bisa Saja Dibatalkan Seluruhnya

Baca Juga: Komisaris Pelni Tuduh Sejumlah Penceramah Radikal, Erick Thohir Diminta Bertindak

Sumber: fajar.co.id

  • Bagikan