Tekan Laju Covid-19, LaNyalla Mattalitti Apresiasi Takmir Istiqlal Terapkan Prokes Ketat

  • Whatsapp
Tekan Laju Covid-19, LaNyalla Mattalitti Apresiasi Takmir Istiqlal Terapkan Prokes Ketat
Shalat Tarawih pertama di Masjid Istiqlal Jakarta/RMOL

IDTODAY.CO – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi jajaran pengurus Masjid Istiqlal Jakarta yang memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan seperti buka puasa atau sahur bersama selama Ramadan 1442 H, melalui standar protokol kesehatan yang ketat.

Saat ini, Masjid Istiqlal membatasi kapasitas salat tarawih berjamaah hanya untuk 2 ribu jamaah atau 30 persen dari ruang kapasitas utama masjid.

“Kita apresiasi Masjid Istiqlal yang melakukan pembatasan kegiatan dan kapasitas jamaah. Tentu pembatasan ini akan berkontribusi besar terhadap penekanan lonjakan penyebaran Covid-19,” ujar LaNyalla dalam keterangan, Selasa (13/4).

Mantan Ketua Umum PSSI itu meminta kepada masjid-masjid lain untuk ikut melakukan pembatasan kegiatan dan kapasitas sebagaimana dilakukan oleh Masjid Istiqlal.

Baca Juga:  Tjahjo Kumolo Minta Maaf dan Siap Ganti Rugi ke Joko Anwar Soal Film Bajakan

“Saya meminta kepada masjid-masjid lain untuk mengikuti langkah bijak Masjid Istiqlal karena angka Covid-19 di Jakarta dan beberapa tempat lain belum melandai dan masih tinggi setiap harinya,” tutur alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu juga mengaku prihatin pandemi Covid-19 belum juga mereda. Tahun ini, kata LaNyalla, merupakan tahun kedua Ramadan dalam suasana wabah Covid-19.

“Saya mengajak seluruh umat Muslim untuk meminta pertolongan Allah SWT agar kita segera keluar dari bencana wabah besar ini,” saran ketua senator asal Jatim itu.

Masjid Istiqlal Jakarta tidak akan menggelar kegiatan buka puasa atau sahur bersama selama Ramadan 1442 H. Namun, salat tarawih tetap dilakukan secara terbatas untuk 2 ribu jemaah atau 30 persen dari kapasitas ruang utama masjid.

Baca Juga:  Natalius Pigai Sebut Jokowi Presiden Paling Gagal Dalam Membela Rakyat Miskin

“Kita tidak melakukan acara buka puasa. Jadi, hanya dipakai salat tarawih, salat lima waktu, tidak ada buka puasa, tidak ada salat lain, dan tidak ada sahur bersama,” kata Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. KH. Nasaruddin Umar.

Baca Juga: Urai Aksi Pencegahan Korupsi, Moeldoko: Siapa Yang Nekat Pasti Akan Disikat

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.