Ada Pedagang Positif Corona, 1 Blok di Pasar Baru Bandung Ditutup

Ada Pedagang Positif Corona, 1 Blok di Pasar Baru Bandung Ditutup
Pasar Baru Bandung (Foto: Tri Ispranoto)

IDTODAY.CO – Satu blok di Pasar Baru, Kota Bandung, ditutup karena ada 1 pedagang di pasar tersebut terkonfirmasi positif Corona.

Humas Perusahaan Daerah Pasar Bermartabat Kota Bandung Iqbal Nurhakim mengatakan, satu blok yang ditutup tersebut ada di lantai dasar Blok S tempat yang bersangkutan berdagang. Penutupan dilakukan selama empat hari.

Bacaan Lainnya

“Ditutup empat hari, kurang lebih 56 kios,” kata Iqbal via sambungan telepon, Selasa (1/8). Sebagaimana dikutip dari detik.com (01/09/2020).

Walaupun ada 1 blok ditutup, namun saat ini Pasar Baru tetap buka dan beroperasi seperti biasa dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Penutupan dilakukan untuk disinfeksi dan sterilisasi area blok. Selain itu, yang bersangkutan sudah menjalani isolasi.

“Jadi dilakukan sterilisasi di area blok tersebut karena yang bersangkutan sudah ditangani gugus tugas dan kewilayahan, kita fokus terus sosialisasikan kepada pedagang agar memahami langkah pengamanan di antaranya kita data pedagang dan didaftarkan ke Dinkes untuk swab test,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa pedagang yang positif Corona disinyalir bukan terpapar di Pasar Baru, tetapi di luar kawasan pasar.

“Langkah dan pencegahan khususnya tempat penjual pedagang bersangkutan tetap kita lakukan. Pedagang positif COVID-19 ini disinyalir bukan di Pasar Baru, dia memeriksakan diri ke tempat medis karena sakit, kemudian di swab dan hasilnya postif,” jelasnya.

Dengan ada pedagang yang positif covid-19 di Pasar Bari, kata Iqbal, pihaknya terus melakukan pengetatan protokol kesehatan di Pasar Baru agar tidak terjadi penyebaran COVID-19.

“Kita beranjak pada fase AKB, jadi PD Pasar Kota Bandung melakukan protokol kesehatan di Pasar Baru Kota Bandung. Wajib, menggunakan masker, menyediakan washtafel, memeriksa suhu tubuh dan mengimbau pedagang untuk menggunakan face shiled, sarung tangan dan menyediakan hand sanitizer,” pungkasnya.[detik/aks/nu]

Pos terkait